• Sabtu, 18 April 2026

Kerja Sama Gas Strategis dengan Rusia, Langkah Tiongkok Kurangi Ketergantungan Energi Timur Tengah

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Senin, 30 Maret 2026 | 13:10 WIB
Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Jalur pipa gas Rusia ke Tiongkok menjadi bagian strategi diversifikasi energi menghadapi risiko konflik jalur laut global.   (Dok. indonesian.cri.cn)
Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Jalur pipa gas Rusia ke Tiongkok menjadi bagian strategi diversifikasi energi menghadapi risiko konflik jalur laut global. (Dok. indonesian.cri.cn)

Posisi Tawar Tiongkok Menguat di Tengah Pergeseran Pasar Energi Rusia

Setelah pasar Eropa menyusut akibat sanksi Barat, Rusia semakin bergantung pada pasar Asia khususnya Tiongkok sebagai pembeli utama energi.

Baca Juga: Upaya Pemerintah Jaga Harga BBM Subsidi Lewat Ruang Fiskal APBN di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Kondisi ini menciptakan posisi tawar baru bagi Tiongkok dalam negosiasi harga gas agar lebih kompetitif dibandingkan harga gas alam cair global.

Data industri menunjukkan volume gas melalui jaringan Power of Siberia terus meningkat sejak mulai beroperasi penuh sebagai bagian kerja sama energi bilateral.

Gas Bumi Dipandang Sebagai Energi Transisi Menuju Target Energi Bersih

Selain faktor keamanan pasokan, gas bumi juga dipandang sebagai bahan bakar transisi menuju target netral karbon jangka panjang Tiongkok.

Baca Juga: Diplomasi Indonesia dengan Iran Terus Berjalan, Ini Update Status Kapal Tanker Pertamina International

Kebijakan ini sejalan dengan komitmen pengurangan emisi yang sebelumnya diberitakan Bloomberg sebagai bagian roadmap transisi energi nasional.

Gas dinilai lebih fleksibel karena menghasilkan emisi lebih rendah dibanding batu bara sehingga tetap relevan dalam fase transisi menuju energi terbarukan.

Sebagai latar belakang, ketergantungan energi Tiongkok terhadap impor meningkat pesat sejak satu dekade terakhir seiring pertumbuhan industri dan urbanisasi.

Baca Juga: Strategi Baru Energi Tiongkok Fokus Stabilitas Pasokan Gas Demi Pertumbuhan Ekonomi Industri Domestik

Perubahan strategi ini menegaskan bahwa keamanan energi kini tidak hanya soal harga, tetapi juga stabilitas pasokan dalam menghadapi dinamika geopolitik global.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X