• Sabtu, 18 April 2026

Iran Longgarkan Akses Selat Hormuz, Pasokan Minyak Global Berpotensi Pulih Hingga 3 Juta Barel Per Hari

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Rabu, 8 April 2026 | 12:15 WIB
Kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz saat jalur energi global mulai pulih setelah ketegangan geopolitik mereda. (Dok. Kreasi Dola AI)
Kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz saat jalur energi global mulai pulih setelah ketegangan geopolitik mereda. (Dok. Kreasi Dola AI)

MINING 24 JAM - Apakah Selat Hormuz benar-benar kembali aman dilalui kapal tanker minyak dunia setelah berminggu-minggu ketegangan geopolitik meningkat?

Mungkinkah pelonggaran Iran terhadap Irak menjadi sinyal awal pulihnya rantai pasok energi global yang sempat terguncang tajam?

Pelonggaran Iran Jadi Sinyal Awal Normalisasi Jalur Energi Global Strategis

Keputusan Iran memberikan pengecualian navigasi kepada Irak di Selat Hormuz menjadi perkembangan penting bagi stabilitas pasokan minyak global.

Baca Juga: Kasus Mafia BBM Subsidi Terbongkar, Ini Modus Baru Penyalahgunaan Energi yang Rugikan Anggaran

Kebijakan ini berpotensi mengembalikan sekitar 3 juta barel minyak per hari ke pasar internasional setelah ekspor Irak sempat terhambat akibat ketegangan kawasan sejak akhir Februari.

Langkah tersebut juga berdampak pada psikologi pasar energi global yang selama lima minggu menghadapi gangguan logistik dan lonjakan risiko distribusi energi.

Dampak Gangguan Selat Hormuz Terhadap Ekonomi Irak dan Pasar Dunia

Sebelum gangguan terjadi, Irak merupakan produsen minyak terbesar keenam dunia serta produsen terbesar kedua dalam aliansi OPEC dengan kontribusi sekitar 4 persen pasokan global.

Baca Juga: Perang Iran dan Israel Menguji Ketahanan Pasar Energi Global, Ini Dampak yang Harus Diantisipasi Investor

Ekspor minyak Irak pada Maret turun 97 persen menjadi sekitar 99.000 barel per hari dari sebelumnya 3,4 juta barel per hari.

Penurunan tersebut memaksa produksi minyak Irak turun dari 4,3 juta barel menjadi 1,2 juta barel per hari akibat keterbatasan kapasitas penyimpanan domestik.

Kapal Tanker Mulai Melintas Namun Risiko Pengiriman Masih Tinggi

Data pelayaran menunjukkan sebanyak 53 kapal melintasi Selat Hormuz pekan lalu dibandingkan 36 kapal pada pekan sebelumnya sebagai tanda awal pemulihan aktivitas.

Baca Juga: Program MBG Didukung Motor Listrik, Ini Peran Kendaraan Operasional dalam Program Gizi Pemerintah

Meski demikian, volume lalu lintas masih sekitar 90 persen lebih rendah dibandingkan kondisi normal sebelum ketegangan regional meningkat menurut data industri pelayaran global.

Perusahaan asuransi dan operator kapal disebut masih berhati-hati dalam menentukan risiko operasional sebelum mengizinkan kapal tanker super kembali melintasi jalur tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X