• Sabtu, 18 April 2026

Tragedi UNIFIL Lebanon, Pemerintah Tuntut Investigasi dan Penguatan Perlindungan Prajurit TNI di Zona Konflik

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Senin, 6 April 2026 | 16:17 WIB
Menlu Sugiono. Indonesia menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam operasi penjaga perdamaian di kawasan konflik Lebanon. (Dok. Bakom RI)
Menlu Sugiono. Indonesia menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam operasi penjaga perdamaian di kawasan konflik Lebanon. (Dok. Bakom RI)

MINING 24 JAM - Mengapa pasukan yang membawa mandat perdamaian justru menjadi korban serangan di wilayah konflik?

Seberapa besar risiko yang dihadapi prajurit Indonesia dalam menjalankan misi kemanusiaan global?

Tragedi UNIFIL: Indonesia Dorong Evaluasi Sistem Keamanan Pasukan Perdamaian PBB

Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa melakukan investigasi dan evaluasi sistem keamanan setelah tiga prajurit TNI gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon.

Baca Juga: Tiga Prajurit Penjaga Perdamaian Indonesia Gugur, Negara Beri Penghormatan Terakhir dan Medali Anumerta

Ketiga prajurit tersebut gugur saat menjalankan mandat penjagaan perdamaian dalam operasi yang berada di bawah komando misi internasional PBB.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan pentingnya jaminan keamanan karena pasukan perdamaian tidak dirancang untuk operasi tempur ofensif.

“Kita menuntut supaya dilakukan investigasi menyeluruh karena ini adalah misi penjaga perdamaian,” kata Sugiono dalam pernyataannya, Sabtu (05/04/2026).

Baca Juga: Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Harga Pangan Indonesia dan Dunia Tahun 2026, Ini Penjelasannya

Desakan Evaluasi Sistem Pengamanan Personel UNIFIL Pasca Insiden Serangan Mematikan

Sugiono menilai sistem keamanan misi internasional perlu ditinjau kembali untuk memastikan keselamatan seluruh personel penjaga perdamaian.

Ia menegaskan pasukan penjaga perdamaian memiliki mandat defensif sehingga memerlukan perlindungan operasional yang lebih kuat.

“They are peace keeping, not peace making,” ujar Sugiono menegaskan perbedaan mandat pasukan penjaga perdamaian.

Baca Juga: Google, Meta, TikTok dalam Sorotan Pemerintah Terkait Kepatuhan Regulasi Keamanan Anak di Internet Nasional

Indonesia juga meminta PBB meningkatkan mitigasi risiko dalam wilayah yang memiliki potensi eskalasi konflik bersenjata.

Penghormatan Negara Kepada Prajurit TNI Gugur Dalam Tugas Perdamaian

Upacara pelepasan jenazah dilaksanakan secara militer sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi prajurit yang gugur dalam tugas negara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X