MINING 24 JAM - Mengapa negara Asia berlomba mendapatkan minyak Rusia meski tekanan geopolitik meningkat?
Apakah Indonesia akan tertinggal jika tidak segera mengamankan pasokan energi murah bagi industri domestik?
Pergeseran Peta Energi Dunia ke Kawasan Asia Pasca Sanksi Barat
Dikutip dari media Indonesiaraya.co.id, Pasar energi global mengalami perubahan besar setelah Rusia mengalihkan ekspor minyak dari Eropa menuju Asia sebagai respons sanksi ekonomi Barat.
Baca Juga: Harga Energi Global Naik Tajam, Pemerintah Pastikan BBM Indonesia Tetap Stabil Demi Jaga Daya Beli
Data perdagangan menunjukkan negara Asia menjadi pembeli utama karena kebutuhan energi tinggi serta kebutuhan menjaga inflasi tetap terkendali.
Situasi ini menciptakan kompetisi baru antar negara berkembang untuk mendapatkan pasokan energi dengan harga paling kompetitif.
Indonesia dalam Kompetisi Regional Mendapatkan Akses Minyak Diskon Rusia
Indonesia mulai masuk radar kerja sama energi setelah Rusia membuka peluang ekspor minyak mentah kepada negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Lyudmila Vorobieva saat menjabat Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia menyatakan kerja sama energi bersifat komersial tanpa agenda politik.
Menurutnya keputusan pembelian sepenuhnya berada pada pemerintah Indonesia sebagai bagian dari strategi ketahanan energi nasional.
Dampak Harga Energi Terhadap Industri dan Daya Saing Ekonomi
Harga energi murah berpengaruh langsung terhadap biaya produksi industri manufaktur, logistik, serta sektor transportasi yang menopang pertumbuhan ekonomi.
Efisiensi biaya energi dapat meningkatkan daya saing ekspor nasional serta menjaga stabilitas harga barang konsumsi masyarakat kelas produktif.
Kebijakan energi murah juga berpotensi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bertumpu pada konsumsi domestik.
Artikel Terkait
Stok Beras Tembus 3,74 Juta Ton, Pemerintah Pastikan Ketahanan Pangan Aman Hingga Akhir Tahun 2026
Krisis BBM Slovakia Makin Serius, Pemerintah Batasi Pembelian BBM Kendaraan Asing di Perbatasan Eropa
KBLI 2025 Penting Bagi Dunia Usaha, Ini Penjelasan Pemerintah Soal Kepastian Investasi Masa Depan
Harga Minyak Global Tembus 113 Dolar AS, SBY Ungkap Strategi Hadapi Risiko Krisis Energi Dunia
Harga Pertalite dan Pertamax Tetap April 2026, Bagaimana Dampaknya Bagi Pengeluaran Pekerja Produktif Saat Ini
Indonesia - Malaysia Diuji Konflik Global, Prabowo Anwar - Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Demi Ketahanan Ekonomi
Kebijakan Baru ASN WFH Satu Hari Per Minggu, Ini Target Penghematan dan Dampaknya Bagi Masyarakat Indonesia
Proyeksi Ekonomi Indonesia Diperdebatkan Pengamat dan Pemerintah, Ini Makna Data PMI Dan Risiko Global
Diplomasi Prabowo Hasilkan Komitmen Investasi Ratusan Triliun, Peluang Kerja Baru Bagi Generasi Produktif
Wings Air Tutup Rute Bandung Yogyakarta, Bukti Persaingan Transportasi Tekan Penerbangan Jarak Pendek