• Sabtu, 18 April 2026

Tiongkok Prioritaskan Keamanan Energi Dibanding Harga dalam Kebijakan Impor Gas Nasional Strategis

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB
Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kapal tanker LNG global mulai dikurangi ketergantungannya oleh Tiongkok melalui jalur pipa Rusia. (Dok Twitter)
Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kapal tanker LNG global mulai dikurangi ketergantungannya oleh Tiongkok melalui jalur pipa Rusia. (Dok Twitter)

MINING 24 JAM - Benarkah Tiongkok mulai meninggalkan ketergantungan LNG mahal demi gas pipa Rusia yang lebih murah?

Apakah langkah ini akan mengubah keseimbangan harga energi global dalam beberapa tahun mendatang?

Tiongkok kini semakin aktif mengamankan pasokan gas melalui jalur pipa darat sebagai bagian strategi efisiensi biaya energi dan stabilitas pasokan jangka panjang.

Baca Juga: Antrean Kapal Global di Teluk Arab Jadi Tantangan Baru Distribusi Energi Indonesia di Tengah Krisis Geopolitik

Laporan Reuters dan Bloomberg menunjukkan kerja sama energi dengan Rusia menjadi salah satu fokus utama kebijakan energi terbaru.

Selain faktor keamanan, aspek ekonomi menjadi pertimbangan penting karena harga gas pipa dinilai lebih stabil dibandingkan LNG yang mengikuti volatilitas pasar global.

Negosiasi Harga Gas Rusia Berpotensi Berikan Keuntungan Ekonomi Tiongkok

Pergeseran pasar Rusia ke Asia membuka peluang bagi Tiongkok memperoleh harga gas yang lebih kompetitif dibandingkan pasar LNG internasional.

Baca Juga: Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Diyakini Mampu Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen

Kondisi ini terjadi setelah permintaan Eropa terhadap energi Rusia turun drastis akibat kebijakan sanksi yang diberlakukan sejak beberapa tahun terakhir.

Situasi tersebut memberi ruang negosiasi baru bagi Tiongkok untuk mendapatkan kontrak energi jangka panjang dengan struktur harga lebih menguntungkan.

Infrastruktur Energi Darat Dinilai Lebih Efisien Dibanding Transportasi Laut LNG

Distribusi energi melalui pipa dinilai lebih efisien karena tidak memerlukan biaya transportasi laut dan asuransi risiko konflik.

Baca Juga: Aktivasi Sumur Gas Bentu dan Temuan Minyak Baru Dorong Bisnis Energi Mega Persada Tumbuh Tahun Ini

Lin Boqiang, Direktur China Center for Energy Economics Research Universitas Xiamen, menilai keamanan pasokan kini menjadi prioritas strategis kebijakan energi Tiongkok.

Lin Boqiang menegaskan bahwa stabilitas energi merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi dan daya saing industri manufaktur nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X