• Sabtu, 18 April 2026

Kapal Tanker Indonesia Menunggu Izin Iran, Ini Dampaknya Terhadap Rantai Pasok Energi Nasional Tahun Ini

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Minggu, 29 Maret 2026 | 12:55 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Peran diplomasi internasional menjadi kunci kelancaran distribusi energi Indonesia melalui jalur laut strategis dunia. (Dok Instagram @bahlillahadalia)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Peran diplomasi internasional menjadi kunci kelancaran distribusi energi Indonesia melalui jalur laut strategis dunia. (Dok Instagram @bahlillahadalia)

MINING 24 JAM - Mengapa kapal tanker Indonesia belum mendapat akses saat Malaysia dan Thailand sudah diizinkan melintas?

Seberapa besar pengaruh diplomasi terhadap akses jalur energi global?

Persaingan Diplomasi ASEAN dalam Mengamankan Jalur Distribusi Energi Global Strategis

Negara Asia Tenggara mulai berlomba memastikan keamanan distribusi energi setelah pembatasan pelayaran diberlakukan Iran di jalur strategis Teluk Arab.

Baca Juga: Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Diyakini Mampu Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen

Indonesia masih berupaya mendapatkan izin bagi dua kapal tanker Pertamina International Shipping yang saat ini berada dalam antrean persetujuan operasional.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Yvonne Mawengkang menyatakan komunikasi diplomatik terus berjalan untuk mempercepat proses perizinan tersebut.

Yvonne Mawengkang, menyatakan terdapat sinyal positif dari Iran yang sedang diproses melalui pembahasan teknis.

Baca Juga: Samin Tan Ditahan dalam Kasus Korupsi Tambang, Ini Langkah Penyidikan Kejaksaan Agung Selanjutnya

Ia menambahkan faktor administrasi dan keselamatan pelayaran menjadi fokus utama pembahasan.

Faktor Geopolitik Jadi Penentu Prioritas Akses Jalur Pelayaran Internasional

Ketegangan kawasan menjadi faktor utama Iran dalam menentukan prioritas akses bagi kapal dari berbagai negara.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut situasi geopolitik membuat proses negosiasi membutuhkan waktu lebih panjang dari biasanya.

Baca Juga: Konflik Asia Barat Jadi Sorotan, Prabowo dan Anwar Perkuat Diplomasi Demi Stabilitas Ekonomi Regional

Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah memahami kompleksitas situasi sehingga proses harus dilakukan secara hati-hati.

Ia memastikan pemerintah tetap fokus menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X