NEWS SUMMARY:
- Pemerintah fokus memperkuat ketahanan pangan dan energi sebagai strategi menghadapi ketidakpastian global dalam 12 bulan mendatang.
- Selat Malaka, Selat Sunda, dan Selat Makassar disebut sebagai jalur vital dunia yang menentukan stabilitas rantai pasok energi dan logistik internasional.
- Presiden Prabowo Subianto mengingatkan ancaman strategi devide et impera asing yang berpotensi memecah persatuan bangsa Indonesia demi kepentingan ekonomi.
MINING 24 JAM - Apakah jalur laut Indonesia bisa menjadi kunci kekuatan ekonomi baru di tengah gejolak geopolitik global?
Mengapa Presiden Prabowo menyebut satu tahun ke depan sebagai masa krusial bagi ketahanan energi dan pangan Indonesia?
Geopolitik Energi Dunia Soroti Peran Strategis Jalur Laut Indonesia
Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan dinamika konflik global menunjukkan pentingnya jalur laut strategis sebagai faktor penentu stabilitas energi dunia.
Ia mencontohkan dampak penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang langsung memicu lonjakan harga minyak serta ketidakpastian pasokan energi internasional.
Menurut Prabowo, kondisi tersebut menjadi refleksi penting bagi Indonesia yang memiliki jalur laut strategis dengan pengaruh besar terhadap perdagangan global.
Sekitar 70 persen distribusi energi dan perdagangan Asia Timur melewati wilayah laut Indonesia sehingga meningkatkan nilai strategis Indonesia dalam ekonomi dunia.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam taklimat Rabu (09/04/2026) kepada jajaran Kabinet Merah Putih mengenai arah kebijakan strategis nasional.
Kesadaran Geostrategis Jadi Kunci Penguatan Posisi Tawar Indonesia Global
Prabowo menilai kesadaran geostrategis nasional harus diperkuat agar Indonesia mampu memanfaatkan posisi geografis sebagai kekuatan diplomasi ekonomi global.
Ia mengatakan Indonesia harus mampu menjaga wilayahnya secara profesional karena perhatian dunia terhadap Indonesia akan terus meningkat seiring dinamika global.
Baca Juga: Di Balik Kunjungan Luar Negeri Prabowo Subianto Ada Strategi Besar Jaga Stabilitas Energi Ekonomi
"Kita harus memimpin bangsa ini dengan baik, tepat, dan andal karena Indonesia selalu menjadi perhatian dunia," ujar Prabowo Subianto.
Sejumlah laporan media sebelumnya juga menyoroti pentingnya keamanan jalur laut Indonesia bagi stabilitas perdagangan global terutama di kawasan Indo Pasifik.
Artikel Terkait
Cadangan Devisa Bertambah Tapi Rupiah Melemah, Ini Tantangan Ekonomi Jangka Menengah dan Panjang
Polri Bongkar Modus Mafia BBM Subsidi Dan LPG Ilegal yang Rugikan Negara dan Masyarakat Kecil
Terungkap Cara Jaringan Mafia BBM Subsidi Bermain dari SPBU Hingga Gudang Penimbunan Energi
Iran Longgarkan Akses Selat Hormuz, Pasokan Minyak Global Berpotensi Pulih Hingga 3 Juta Barel Per Hari
Selat Hormuz Mulai Normal, Kapal Minyak Kembali Melintas, Apakah Harga Energi Global Akan Stabil Kembali
Langkah Pemerintah Satukan BUMN Logistik, Upaya Perkuat Struktur Industri dan Efisiensi Distribusi Barang
Perang Iran dan Israel Menguji Ketahanan Pasar Energi Global, Ini Dampak yang Harus Diantisipasi Investor
BGN Tegaskan Informasi Viral Motor Listrik Puluhan Ribu Unit Tidak Benar, Ini Fakta Pengadaan Sebenarnya
Biodiesel B50 Mulai Juli 2026, Pemerintah Targetkan Penghematan Subsidi Energi Rp48 Triliun Setiap Tahun
Pemerintah Pastikan Pasokan LPG Aman Meski Penutupan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Energi Global