• Sabtu, 18 April 2026

Kebijakan Baru AS Terhadap Minyak Iran Dinilai Strategi Stabilkan Pasar Energi Global Saat Konflik Regional

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Selasa, 24 Maret 2026 | 08:03 WIB
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent. Aktivitas kapal tanker minyak di jalur perdagangan internasional yang terdampak kebijakan baru pasar energi global tahun 2026.  (Instagram.com @mscottbrauer)
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent. Aktivitas kapal tanker minyak di jalur perdagangan internasional yang terdampak kebijakan baru pasar energi global tahun 2026. (Instagram.com @mscottbrauer)

Data Volume Minyak dan Batas Waktu Implementasi Kebijakan Sementara

Volume minyak yang masuk skema waiver diperkirakan mencapai 140 juta barel siap distribusi global.

Baca Juga: Tambang Emas Ilegal Sumut Digerebek, 17 Tersangka Ditangkap, Aparat Fokus Usut Aktor Intelektual Kasus PETI

Otorisasi kebijakan berlaku selama 30 hari sejak Kamis (20/03/2026) hingga Minggu (19/04/2026).

Pembatasan waktu menunjukkan kebijakan ini bersifat respons cepat bukan perubahan permanen terhadap rezim sanksi Iran.

Pelajaran dari Kebijakan Sanksi Sebelumnya dalam Diplomasi Energi Global

Langkah serupa pernah dilakukan pada 2021 ketika Amerika Serikat mencabut sanksi terhadap individu dan entitas tertentu Iran.

Baca Juga: Didik J Rachbini Soroti Peran Regenerasi Kepemimpinan dalam Keberhasilan Korporasi Keluarga Besar Indonesia

Pemberitaan media global saat itu menekankan kebijakan tersebut berbasis perubahan status bukan konsesi politik.

Preseden historis ini menunjukkan kebijakan energi sering digunakan sebagai alat fleksibel dalam diplomasi ekonomi internasional.****

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X