• Sabtu, 18 April 2026

Target Produksi Batu Bara Indonesia 2026 Hampir 400 Juta Ton, Ini Strategi ESDM Menjaga Stabilitas Energi

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Kamis, 19 Maret 2026 | 07:59 WIB
Ilustrasi Komoditas batu bara. Aktivitas pertambangan batu bara di Indonesia menjadi bagian dari target produksi nasional RKAB 2024–2026 untuk menjaga pasokan energi domestik. (Dok. Kreasi Dola AI)
Ilustrasi Komoditas batu bara. Aktivitas pertambangan batu bara di Indonesia menjadi bagian dari target produksi nasional RKAB 2024–2026 untuk menjaga pasokan energi domestik. (Dok. Kreasi Dola AI)

MINING 24 JAM - Seberapa besar ketergantungan ekonomi Indonesia terhadap produksi batu bara dalam beberapa tahun ke depan?

Mampukah target produksi besar berjalan seiring dengan komitmen pengurangan emisi dan transisi menuju energi lebih bersih?

Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara hingga 2026 memperlihatkan besarnya peran sektor tambang dalam menopang ekonomi nasional dan stabilitas energi.

Baca Juga: Ketegangan AS Iran Memanas, Washington Umumkan Imbalan 10 Juta Dolar AS Untuk Informasi Elite Iran

Kementerian ESDM mencatat total produksi dari RKAB 2024 hingga 2026 mencapai 2,73 miliar ton dari ratusan perusahaan tambang yang disetujui.

Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Lana Saria menegaskan angka tersebut berasal dari perusahaan yang memenuhi syarat teknis.

Produksi Batu Bara Indonesia dalam Angka dan Proyeksi Hingga 2026

Persetujuan RKAB menunjukkan tren produksi batu bara Indonesia masih berada pada level tinggi untuk menjaga momentum ekonomi nasional.

Baca Juga: Trump Klaim Serangan Pulau Kharg Iran, Fasilitas Militer Dihantam, Minyak Sengaja Tidak Disasar AS

RKAB 2026 mencatat persetujuan awal sekitar 394,48 juta ton sebagai bagian dari total rencana produksi nasional sektor pertambangan.

Lana Saria menyatakan angka tersebut merupakan bagian perencanaan produksi korporasi yang telah melalui proses evaluasi kementerian.

Peran Batu Bara Sebagai Penopang Ekonomi dan Penerimaan Negara

Batu bara masih berperan sebagai penyumbang penting penerimaan negara bukan pajak dari sektor sumber daya mineral Indonesia.

Baca Juga: Swasembada Solar Indonesia 2026, Ini Dampak Besar Bagi Ekonomi, Impor Energi, dan Stabilitas Harga BBM

Sejumlah laporan media ekonomi sebelumnya menyebut sektor ini membantu menjaga neraca perdagangan saat harga komoditas global meningkat.

Lana Saria menyebut kapasitas produksi yang disetujui juga menjadi bagian strategi menjaga kontribusi sektor tambang terhadap ekonomi nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X