ekonomi

Indef: Bunga Utang Rp500 Triliun Jadi Ancaman Keberlanjutan Fiskal Jangka Menengah

Senin, 29 Desember 2025 | 17:55 WIB
Beban bunga utang APBN 2025 tembus Rp500 triliun. Indef menilai kondisi ini menekan ruang fiskal dan belanja produktif pemerintah. (Dok. Kreasi Dola AI)

Perluasan basis pajak dan peningkatan kepatuhan menjadi fokus jangka menengah.

Manajemen utang juga harus diarahkan pada optimalisasi tenor dan diversifikasi sumber pembiayaan.

Baca Juga: Kejaksaan Agung Dituding Salah Konstruksi Perkara dalam Kasus Kerry Adrianto Riza, Ini Alasannya

Langkah ini dinilai mampu menekan risiko refinancing.

Menjaga Ketahanan Fiskal di Tengah Ketidakpastian Global

Data IMF dan Bank Dunia menunjukkan tekanan fiskal global masih berlanjut pada 2025.

Negara berkembang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan utang.

Baca Juga: Gus Yazid Tersangka TPPU Rp20 Miliar, Aliran Dana Korupsi BUMD Cilacap Rugikan Negara Rp237 Miliar

Indef menilai disiplin fiskal dan koordinasi kebijakan menjadi kunci menjaga stabilitas.

Tanpa langkah terukur, beban bunga berpotensi membatasi pertumbuhan ekonomi nasional.****

Halaman:

Tags

Terkini