NEWS SUMMARY:
- Perkembangan ekonomi syariah Indonesia bergerak dari dominasi sektor keuangan menuju sektor riil dan industri halal, mendorong pertumbuhan inklusif.
- Indonesia mencatat rekor investasi halal global 1,6 miliar Dolar AS dari 40 transaksi sepanjang 2023, memperkuat posisi ketiga dunia.
- Tingkat literasi keuangan syariah 43,42%, tetapi inklusi hanya 13,41%, menunjukkan PR besar bagi edukasi masyarakat.
24JAMNEWS.COM - Apakah ekonomi syariah Indonesia benar-benar bergerak dari sekadar sektor keuangan menuju sektor riil yang lebih produktif?
Bagaimana hal ini memengaruhi posisi Indonesia sebagai pusat investasi halal dunia?
Indonesia Mendorong Sektor Riil Sebagai Pilar Ekonomi Syariah Nasional
Transformasi ekonomi syariah Indonesia kini bergerak dari dominasi sektor keuangan menuju penguatan sektor riil.
Baca Juga: CBA Tekankan Pentingnya Panggil Komisaris United Tractors dalam Kasus Dugaan Korupsi Impor BBM
Terutama industri halal, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif.
Dr. Handi Risza, Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Ekonom CSED Indef, menjelaskan bahwa awalnya ekonomi syariah didominasi sektor keuangan.
Tetapi kini arus investasi dan perhatian mulai beralih ke sektor riil yang menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Baca Juga: Banjir Sumatera Dalam Angka, Akademisi Ungkap Kegagalan Terkait Tata Ruang dan Agraria
Industri Halal Menjadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional Indonesia
Peran industri halal semakin signifikan, terutama dalam bidang makanan halal, kosmetik, farmasi, teknologi halal, dan gaya hidup Muslim, sebagai pendorong investasi dan inovasi nasional.
Menurut Dr. Handi Risza, keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai LPNK langsung di bawah Presiden.
Dan dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp335 triliun menjadi peluang strategis memperluas dampak ekonomi syariah secara nasional.
Baca Juga: Danantara di Panggung Global, 5 Alasan Press Release Internasional Jadi Kunci Kepercayaan Investor
Investasi Halal Indonesia Mencetak Rekor Internasional
Dalam State of the Global Syariah Economy (SGIE) Report 2024/2025, Indonesia menempati posisi ketiga dunia dengan skor Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 99,9.
Artikel Terkait
Transaksi Kripto Melejit, Otoritas Jasa Keuangan Rilis Daftar 30 Pedagang Berizi
Anak Usaha BUMA Perpanjang Kontrak Tambang Batu Bara Rp8,22 Triliun Hingga 2030 di Australia
10.000 Hektare Hutan Hilang, Aliran Modal Global Perbankan Tiongkok Disorot di Sumatera Utara
Hoaks Sawit Presiden Mencuat, Hashim Tegaskan Prabowo Subianto Tidak Miliki Sehektare Pun
Kejar Target Lifting, ESDM Tawarkan 8 Blok Migas Baru Dengan Potensi Miliaran Barel
Dari Amazon Hingga Skotlandia, Miliarder Global Investasikan Lahan Hijau Bernilai Dolar AS 50 Miliar
Aparat Gabungan Tertibkan Tambang Ilegal di TN Kutai, 7 Ekskavator Diamankan
Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 Januari 2026, Tarif 1–5 Persen Bidik Tambahan Rp20 Triliun Penerimaan Negara
KPK Hentikan Kasus Tambang Nikel Konawe Utara, Dugaan Kerugian Negara Rp2,7 Triliun Kini Tanpa Kepastian
Banjir Sumatera Terjadi Hampir Tiap Tahun, Ini Analisis Prof Didik J Rachbini Soal Tata Kelola Tanah