Dalam kondisi tersebut, kebutuhan terhadap jurnalisme yang kredibel justru semakin besar.
Jurnalis berperan memeriksa fakta, mengajukan pertanyaan kritis, serta memberi konteks terhadap peristiwa yang kompleks.
AI dapat membantu mengolah data dalam skala besar.
Namun memastikan informasi yang sampai kepada publik akurat dan dapat dipercaya tetap menjadi tanggung jawab manusia.
Karena itu, masa depan jurnalisme kemungkinan bukan tentang menggantikan jurnalis dengan mesin.
Baca Juga: Pemerintah Antisipasi Kekeringan Dengan Pompanisasi Lahan Demi Menjaga Produksi Beras Nasional
Pertanyaan yang lebih relevan adalah bagaimana teknologi dapat membantu jurnalis bekerja lebih efektif dalam melayani kepentingan publik.****