Menurut Mansuetus Darto, “Tidak ada pemutihan permanen di kawasan konservasi karena fokus pemerintah tetap pada pemulihan lingkungan dan kepastian hukum.”
Dampak Label Ilegal Terhadap Petani dan Reputasi Global
Label ilegal pada jutaan hektare kebun sawit dinilai berpotensi merugikan petani swadaya yang telah mengelola lahan secara turun-temurun sebelum penetapan kawasan.
Mansuetus Darto menyebut stigma tersebut juga berdampak pada reputasi sawit Indonesia di pasar global yang tengah menghadapi regulasi ketat seperti EUDR Uni Eropa.
Ia menekankan bahwa transparansi data melalui Satgas Sawit dan aplikasi SIPERIBUN penting agar informasi tidak dijadikan komoditas politik tanpa dasar valid.****
Artikel Terkait
Pemerintah Ungkap 4 Juta Hektare Sawit Ilegal di Kawasan Konservasi, Rencana Rekrut 70 Ribu Polisi Hutan
Rp50 Triliun Kasus Jiwasraya dan Asabri Jadi Ujian Serius Reformasi Pasar Modal di Tengah Sorotan MSCI
Blok Mineral Kritis 55 Negara Dibentuk, AS Targetkan Stabilitas Pasokan Teknologi dan Energi Global
Kasus Korupsi Rp2,7 Triliun, Audit BPK dan Red Notice Riza Chalid Jadi Kunci untuk.Penegakan Hukum
Dugaan Korupsi EDC BRI Rp2,1 Triliun Menguat, KPK Periksa Dirut Finnet dan Sita Uang Puluhan Miliar
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono, Ini Klarifikasi Soal Video Komedi dan Laporan Adat Toraja
Warisan Pemikiran Agus Widjojo dalam Pilar Reformasi Militer dan Supremasi Sipil Indonesia Modern
Seleksi Pimpinan OJK Jadi Sorotan, Menkeu Purbaya Sebut Profesional Finansial Dipersilakan Ikut Seleksi
Penyidikan Kasus Suap Importasi Bea Cukai Berlanjut, KPK Ungkap 6 Tersangka Termasuk Pejabat BC
Pemerintah Bahas Akuisisi PNM dari BRI Bersama Danantara untuk Integrasi Program UMKM dan Ultra Mikro