• Sabtu, 18 April 2026

Warisan Pemikiran Agus Widjojo dalam Pilar Reformasi Militer dan Supremasi Sipil Indonesia Modern

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Senin, 9 Februari 2026 | 13:50 WIB
Peran Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo di Lemhanas memperkuat pemikiran strategis nasional dalam menghadapi dinamika geopolitik global. (Dok. lemhannas.go.id)
Peran Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo di Lemhanas memperkuat pemikiran strategis nasional dalam menghadapi dinamika geopolitik global. (Dok. lemhannas.go.id)

 

MINING 24 JAM - Apakah Indonesia masih memiliki figur militer intelektual yang mendorong demokrasi modern dan profesionalisme TNI secara konsisten?

Bagaimana warisan pemikiran Agus Widjojo tentang supremasi sipil memengaruhi arah reformasi militer Indonesia hingga hari ini?

Warisan Pemikiran Agus Widjojo Dalam Reformasi Militer Indonesia Modern

Pemikiran Agus Widjojo dinilai berperan penting dalam mendorong reformasi militer Indonesia menuju profesionalisme dan supremasi sipil pada era Reformasi.

Baca Juga: Pengadaan EDC BRI Rp2,1 Triliun Diselidiki KPK, Publik Tunggu Transparansi dan Penegakan Hukum

Didik J Rachbini, Rektor Universitas Paramadina, menyebut Agus Widjojo sebagai perwira intelektual yang konsisten menempatkan militer sebagai alat pertahanan negara.

Menurut Didik, gagasan Agus Widjojo berkontribusi pada perubahan besar TNI dari era Dwifungsi ABRI menuju militer profesional yang tunduk pada konstitusi.

Peran Strategis Tentara Intelektual Dalam Demokrasi Dan Supremasi Sipil

Agus Widjojo dikenal sebagai figur militer yang mampu menjembatani pemikiran sipil dan militer dalam konteks demokrasi modern Indonesia.

Baca Juga: Video Komedi Jadi Bukti, Pemeriksaan Pandji di Polda Metro Jaya Berlangsung Cair dan Bersahabat

Didik J Rachbini menjelaskan bahwa Agus Widjojo mendorong keseimbangan trias politika antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif dalam masyarakat madani.

Pemikiran tersebut dianggap relevan untuk memperkuat profesionalisme TNI sekaligus menjaga supremasi sipil dalam sistem pemerintahan demokratis.

Kontribusi Lemhanas Sebagai Dapur Pemikiran Strategis Nasional Indonesia

Didik J Rachbini menilai peran Agus Widjojo di Lemhanas memperkuat fungsi lembaga tersebut sebagai pusat pemikiran strategis negara.

Baca Juga: CBA Soroti Sewa Mobil Wamensg Rp35 Juta Per Bulan di Tengah Seruan Penghematan Belanja

Ia menyatakan Lemhanas menjadi ruang pengembangan wawasan geopolitik, geoekonomi, dan sistem modern bagi elit pemerintahan nasional.

Kontribusi tersebut disebut membentuk cara pandang strategis pemimpin Indonesia terhadap dinamika global dan ketahanan nasional jangka panjang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X