“Selisih pembayaran diduga melibatkan oknum pejabat dari tingkat elit daerah hingga aparat pemerintahan desa,” kata Agus Sugiarto.
Baca Juga: Ketahanan Energi Indonesia Hanya Dua Pekan Jadi Alarm Serius Saat Konflik Timur Tengah Memanas
Besarnya luasan lahan kompensasi yang mencapai ratusan hektare membuat potensi kerugian menjadi perhatian serius masyarakat sipil di Bondowoso.
Isu Tata Ruang Menjadi Bagian Penting Dugaan Pelanggaran Administrasi
Selain nilai kompensasi, Jack Center juga menemukan dugaan ketidaksesuaian lokasi lahan dengan rencana tata ruang Kabupaten Bondowoso yang berlaku pada masa itu.
Agus menyebut perubahan tata ruang semestinya dilakukan sebelum rekomendasi penggunaan lahan kompensasi diterbitkan pemerintah daerah.
Baca Juga: Ramadan 2026 Mendekat, Pemerintah Tegaskan Stok Pangan Nasional Surplus Tak Bergantung Impor
Ia menilai persoalan tata ruang menunjukkan pentingnya pengawasan administratif dalam investasi pertambangan agar tidak menimbulkan konflik hukum di kemudian hari.
Transparansi tata kelola lahan dinilai menjadi faktor utama menjaga kepercayaan publik terhadap sektor pertambangan nasional.
Transparansi Penanganan Laporan Publik dan Harapan Kepastian Hukum Nasional
KPK melalui juru bicara Budi Prasetyo menjelaskan perkembangan laporan pengaduan masyarakat hanya dapat disampaikan kepada pihak pelapor sesuai mekanisme internal lembaga.
Agus menegaskan Jack Center akan berkirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meminta perhatian terhadap penyelesaian kasus tersebut.
Ia berharap proses hukum berjalan tuntas sehingga memberikan kepastian bagi masyarakat, pemerintah daerah, serta korporasi yang terlibat.
PT BSI sebagai pengelola tambang emas Tumpang Pitu memiliki kewajiban penyediaan lahan kompensasi di Bondowoso dan Sukabumi sebagai bagian izin pinjam pakai kawasan hutan.
Baca Juga: Sorotan Mengarah ke Pulau Gebe Saat Industri Nikel Diuji Isu Lingkungan dan Kepatuhan Hukum
Hingga artikel ini diterbitkan, pihak korporasi PT BSI belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan konfirmasi media.****
Artikel Terkait
Sorotan Mengarah ke Pulau Gebe Saat Industri Nikel Diuji Isu Lingkungan dan Kepatuhan Hukum
Konflik Iran Memanas. Jusuf Kalla Peringatkan Risiko BBM Langka Indonesia Akibat Serangan AS dan Israel
Ramadan 2026 Mendekat, Pemerintah Tegaskan Stok Pangan Nasional Surplus Tak Bergantung Impor
Ketahanan Energi Indonesia Hanya Dua Pekan Jadi Alarm Serius Saat Konflik Timur Tengah Memanas
Pasar Tradisional Jadi Kunci Stabilitas Harga Pangan Nasional, Ini Strategi APPSI Bersama Pemerintah
Intervensi Cabai Lintas Pulau Jadi Solusi Cepat Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan Tahun 2026
Impor Pik Up 4x4 Dari India Tuai Kritik, Proyek Kopdes Merah Putih Dinilai Abaikan Industri Dalam Negeri
Didik J. Rachbini Ungkap Pesan Kebangsaan Try Sutrisno Tentang Demokrasi, Pancasila, dan Masa Depan Reformasi
Prosesi Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno Dipimpin Prabowo Subianto, Tradisi Militer dan Sejarah Bangsa
Pasokan Energi Dipantau Ketat Setelah Konflik Iran Piicu Ketidakpastian Distribusi Minyak Global