• Sabtu, 18 April 2026

Strategi Energi Prabowo, Pasokan Batu Bara Wajib Penuhi Kebutuhan Nasional Sebelum Izin Ekspor Diterbitkan

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Minggu, 15 Maret 2026 | 16:58 WIB
Prabowo Subianto. Suasana Sidang Kabinet saat pembahasan kebijakan energi nasional yang menekankan pemenuhan kebutuhan batu bara dalam negeri. (Dok. Instagram @prabowo)
Prabowo Subianto. Suasana Sidang Kabinet saat pembahasan kebijakan energi nasional yang menekankan pemenuhan kebutuhan batu bara dalam negeri. (Dok. Instagram @prabowo)

MINING 24 JAM - Apakah kekayaan alam Indonesia benar-benar sudah dinikmati sebesar-besarnya untuk rakyat?

Mengapa pemerintah kini menegaskan prioritas kebutuhan dalam negeri sebelum ekspor sumber daya strategis nasional?

Prabowo Tegaskan Kepemilikan Negara Atas Sumber Daya Alam Strategis Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan seluruh kekayaan alam Indonesia merupakan milik negara dan harus diprioritaskan untuk kepentingan nasional sebelum ekspor.

Baca Juga: Apresiasi Kinerja Danantara, Prabowo Ingatkan Risiko Laporan Keuangan Tak Akurat dalam Pengelolaan BUMN

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta pada Jumat (14/03/2026) saat membahas kebijakan energi nasional.

Prabowo menyampaikan hal itu setelah menerima laporan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenai kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) batu bara.

“Tadi benar itu peringatan dari Menteri ESDM, semua itu milik bangsa Indonesia, bukan milik pengusaha,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Danantara Setahun Berdiri Utang Rp300 Triliun Jadi Sorotan Publik, Bagaimana Strategi Investasi Selanjutnya

Kebijakan DMO Batu Bara Jadi Instrumen Penguatan Ketahanan Energi Nasional

Pemerintah memastikan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) menjadi instrumen utama menjaga pasokan energi domestik tetap stabil di tengah dinamika pasar energi global.

Menteri Bahlil Lahadalia menegaskan perusahaan batu bara wajib memenuhi kebutuhan domestik sebelum memperoleh izin ekspor komoditas energi tersebut.

“Sekarang perusahaan-perusahaan batubara yang sudah memberikan RKAB, kita mewajibkan untuk DMO,” kata Bahlil Lahadalia.

Baca Juga: Tambang Emas Ilegal Way Kanan Terbongkar, Ini Fakta Skala Operasi dan Barang Bukti ysng Disita Petugas

Ia menambahkan izin ekspor tidak akan diberikan apabila kebutuhan energi nasional belum terpenuhi sesuai ketentuan pemerintah.

Prioritas Pasokan Energi Domestik Dinilai Penting Bagi Stabilitas Ekonomi Nasional

Pemerintah menilai prioritas kebutuhan energi domestik penting untuk menjaga stabilitas industri, ketahanan energi, serta keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X