MINING 24 JAM - Apakah kebijakan work from home kembali menjadi solusi masa depan dunia kerja Indonesia di tengah ancaman krisis energi global?
Jika hari kerja dikurangi menjadi empat hari, apakah produktivitas pekerja tetap terjaga sekaligus mampu menekan konsumsi BBM nasional secara signifikan?
Presiden Dorong Kajian Fleksibilitas Kerja Hadapi Ancaman Krisis Energi Global
Presiden RI Prabowo Subianto meminta para menteri membahas kemungkinan penerapan pola kerja fleksibel sebagai langkah penghematan energi nasional.
Baca Juga: Indonesia Menuju Swasembada Beras 2026, Stok BULOG Tembus 3,74 Juta Ton Dan Terus Bertambah
Usulan tersebut mencakup opsi work from home dan pengurangan hari kerja sebagai bagian strategi efisiensi menghadapi potensi krisis energi global.
Arahan disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna Jumat (13/3/2026) sebagai bagian strategi mitigasi risiko ekonomi global terhadap Indonesia.
WFH Dinilai Mampu Tekan Mobilitas Dan Konsumsi Energi Secara Signifikan
Prabowo menyampaikan kebijakan work from home terbukti mampu menekan mobilitas kendaraan sehingga berdampak pada penurunan konsumsi BBM nasional.
Baca Juga: Kinerja Ekonomi Awal Tahun 2026 Positif, PMI dan Indeks Konsumen Tunjukkan Tren Tumbuh Berkelanjutan
Ia mengatakan pengalaman masa pandemi menunjukkan aktivitas kerja tetap berjalan dengan dukungan teknologi digital dan sistem koordinasi jarak jauh.
Beberapa laporan media arus utama sebelumnya mencatat peningkatan adopsi sistem kerja hibrida pada sektor korporasi setelah pandemi COVID-19 berakhir.
Pengurangan Hari Kerja Jadi Opsi Efisiensi Operasional Sektor Pemerintahan
Presiden Prabowo menyampaikan Pakistan telah menerapkan empat hari kerja sebagai strategi penghematan energi sektor publik dan swasta.
Baca Juga: Taklimat Prabowo Subianto Soal Energi dan Pangan, Strategi Pemerintah Tangkal Disinformasi Publik
Selain pengurangan hari kerja, Pakistan juga mengurangi belanja negara tidak mendesak dan memangkas penggunaan BBM kendaraan dinas pejabat.
Prabowo menegaskan langkah tersebut hanya menjadi referensi pembelajaran kebijakan efisiensi yang akan dikaji pemerintah Indonesia.
Artikel Terkait
Prabowo Minta Dukungan Ulama untuk Tegakkan Keadilan dan Berantas Korupsi dalam Pemerintahan
Proyek Impor Mobil Kopdes Jadi Perdebatan, DPR Soroti Koordinasi dan Kemandirian Industri Otomotif Nasional
Indonesia Hadapi Ancaman Krisis Dunia, Prabowo Dorong Energi Surya 100 Gigawatt dan Ketahanan Pangan
Apa Dampak Jika Kharg Island Lumpuh Terhadap Harga Minyak Dunia dan Stabilitas Energi Global Saat Ini
Seberapa Kuat Ekonomi Indonesia Hadapi Krisis Global, Ini Data PMI Konsumsi dan Keyakinan Konsumen
Pertemuan Prabowo dan Wakil PM Australia Bahas Hubungan Bilateral dan Tantangan Geopolitik Regional
Ancaman Siber Iran Terhadap Korporasi Teknologi Amerika Picu Kekhawatiran Keamanan Infrastruktur Digital
Populasi Gajah Terancam Punah, Pemerintah Perkuat Kebijakan Konservasi dan Perlindungan Habitat Alami
Strategi Impor Minyak Jarak Jauh Indonesia untuk Menjaga Stabilitas Pasokan Energi dari Risiko Global
Perpanjangan IUPK Freeport Indonesia Hingga Life Of Mine Picu Kritik Jatam Soal Lingkungan dan HAM Papua