MINING 24 JAM - Apakah Indonesia mampu benar-benar keluar dari jerat korupsi yang selama puluhan tahun menggerogoti pembangunan nasional?
Mengapa isu pemberantasan korupsi kembali ditekankan Presiden Prabowo Subianto dalam momentum peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara?
Komitmen Presiden Prabowo Subianto Perangi Korupsi Demi Masa Depan Indonesia
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memberantas korupsi dan berbagai praktik penyelewengan yang merugikan negara dalam berbagai sektor strategis.
Baca Juga: AS Peringatkan Rusia Agar Tak Ikut Konflik Iran Saat Ketegangan Timur Tengah Memasuki Fase Kritis
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah bertema “Mewujudkan Al-Qur’an Sebagai Rahmat Alam Semesta” di Istana Negara, Selasa (10/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan bahwa praktik korupsi bertentangan dengan nilai agama dan menjadi penghambat utama kemajuan bangsa.
“Memang kita harus menghilangkan korupsi, penyelewengan, semua praktik-praktik yang tidak benar dan tidak baik yang dilarang oleh semua agama,” kata Prabowo Subianto.
Isu pemberantasan korupsi menjadi salah satu agenda utama pemerintahan baru karena dinilai berkaitan langsung dengan efisiensi anggaran negara, pembangunan ekonomi, dan kepercayaan publik.
Pemerintahan Bersih Jadi Syarat Utama Negara Maju dan Berdaya Saing
Presiden menegaskan bahwa sejarah menunjukkan tidak ada negara yang mampu berkembang pesat tanpa pemerintahan yang bersih dari korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
Menurut Prabowo Subianto, praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga melemahkan fondasi kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan.
“Tidak ada negara yang berhasil manakala pemerintahnya tidak mampu membersihkan diri dari korupsi. Ini ajaran agama dan sejarah,” ujar Prabowo Subianto.
Sejumlah laporan internasional juga menunjukkan bahwa tingkat korupsi berkorelasi dengan rendahnya investasi dan lemahnya pertumbuhan ekonomi di berbagai negara berkembang.
Artikel Terkait
Riset Swiss Ungkap Peran AI Dalam Jurnalisme Modern Tidak Gantikan Fungsi Utama Jurnalis di Ruang Redaksi
Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Migor, Kejagung Geledah Kantor dan Rumah Anggota Ombudsman
Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Tekanan Pasar Global
Ketahanan Energi Indonesia Jadi Sorotan Saat Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Ini Kata Prabowo
Pasokan Minyak Mentah Dijaga Meski Kapal Tanker Pertamina Masih Menunggu Jalur Aman Selat Hormuz
Kasus Tambang Tumpang Pitu Jadi Sorotan, Dugaan KKN Hingga Lahan Kompensasi Masih Tunggu Kepastian Hukum
Ombudsman RI Ingatkan Potensi Kendala Teknis dalam Rencana Impor Mobil Niaga Logistik Desa
Program Nutrisi Amerika Serikat WIC Dan SNAP Terancam, Jika Kebuntuan Anggaran Kongres Terus Berlanjut
Konflik Iran - Israel Memanas, Tiongkok Tegaskan Dukung Mojtaba Khamenei dan Tolak Intervensi Asing
Dirut Agrinas Mangkir di Rapat DPR, Polemik Impor 105.000 Kendaraan Logistik Pangan Jadi Sorotan Publik