MINING 24 JAM - Apakah Indonesia benar-benar siap menghadapi lonjakan konsumsi Ramadan dan Idulfitri 2026?
Di tengah gejolak geopolitik global dan ketidakpastian pangan dunia, mampukah produksi dalam negeri menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan masyarakat?
Ketahanan pangan Indonesia dipastikan tetap terjaga menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah setelah pemerintah memproyeksikan surplus berbagai komoditas strategis hingga akhir April 2026.
Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, menegaskan neraca pangan nasional berada pada posisi aman berdasarkan proyeksi produksi dan konsumsi nasional.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Idulfitri di Jakarta pada Senin (2/3/2026).
Menurut Sarwo Edhy, Indonesia masih mencatat surplus pangan nasional hingga setelah Lebaran sehingga kebutuhan konsumsi masyarakat dipastikan terpenuhi tanpa tekanan impor besar.
Baca Juga: Desakan Hukum Tambang Maluku Utara Menguat Seiring Sorotan Publik Soal Kepatuhan Lingkungan
Proyeksi Surplus Pangan Nasional Jadi Penyangga Stabilitas Konsumsi Ramadan
Pemerintah memproyeksikan surplus beras nasional mencapai sekitar 17,2 juta ton hingga akhir April 2026 setelah memperhitungkan produksi dan kebutuhan konsumsi masyarakat.
Total ketersediaan beras diperkirakan mencapai 27,5 juta ton dikurangi konsumsi sekitar 10,3 juta ton sepanjang Januari hingga April 2026.
Sarwo Edhy menyatakan neraca pangan nasional hingga periode pasca-Lebaran masih berada dalam posisi surplus sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok.
Selain beras, komoditas jagung diproyeksikan surplus 4,8 juta ton setelah produksi nasional mencapai 10,7 juta ton dengan kebutuhan konsumsi sebesar 5,8 juta ton.
Minyak goreng nasional juga diperkirakan surplus 3,5 juta ton setelah produksi dan stok awal tahun dikurangi konsumsi domestik sebesar 914 ribu ton.
Artikel Terkait
Pemerintah Perkuat Pembiayaan Koperasi Ekspor, Manggis Subang Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa
Ekosistem Promedia Dorong Indonesiaraya.co.id Bangun Masa Depan Media Berbasis Teknologi Digital
Serangan Teheran Sabtu 28 Februari 2026 Guncang Politik Global dan Menguji Keamanan Timur Tengah
Halmahera Arc dan Emas Maluku Utara Ungkap Sejarah Geologi Investasi Tambang dan Masa Depan Ekonomi
Program Koperasi Desa Gunakan Kendaraan Impor, Kadin Ajak Pemerintah Perkuat Produksi Secara Bertahap
Klaim dan Bantahan Kematian Ali Khamenei Jadi Sorotan Dunia di Tengah Serangan Israel dan AS
Kematian Ali Khamenei Guncang Stabilitas Iran dan Timur Tengah, Apa Dampaknya Terhadap Politik Global
Menguak Emas Tumpang Pitu Banyuwangi, dari Warisan Blambangan Hingga Tambang Strategis Energi
Sorotan Mengarah ke Pulau Gebe Saat Industri Nikel Diuji Isu Lingkungan dan Kepatuhan Hukum
Konflik Iran Memanas. Jusuf Kalla Peringatkan Risiko BBM Langka Indonesia Akibat Serangan AS dan Israel