Faktor Politik dan Ekonomi Masih Tentukan Pemulihan Distribusi Minyak Dunia
Mehdi Tabatabai selaku Wakil Kepala Komunikasi Kantor Presiden Iran menyatakan normalisasi penuh bergantung pada kompensasi ekonomi atas kerugian transit sebelumnya.
Ia menyebut pembukaan penuh Selat Hormuz berkaitan dengan pengaturan pendapatan jalur perdagangan yang harus mengakomodasi kepentingan ekonomi Iran.
Analis pasar energi menilai peningkatan kuota produksi OPEC+ sebesar 206.000 barel per hari pada April dan Mei belum cukup tanpa pemulihan distribusi logistik.
Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai jalur strategis yang mengangkut sekitar 20 persen minyak dan gas alam cair dunia menurut berbagai laporan media ekonomi global.
Baca Juga: Harga Gabah Petani Menguat Saat Stok Beras Naik, Sinyal Positif Ekonomi Pertanian Tahun 2026 Ini
Kondisi terbaru menunjukkan pemulihan bertahap mulai terjadi meski pelaku industri masih menunggu kepastian keamanan sebelum kembali ke kapasitas distribusi normal.****