MINING 24 JAM - Apakah konflik Amerika Serikat dan Iran berpotensi berubah menjadi perang regional yang lebih luas jika Rusia ikut campur?
Mengapa Washington secara terbuka memberi peringatan keras kepada Moskow di tengah situasi militer yang semakin memanas?
AS Peringatkan Rusia Agar Tak Intervensi Konflik Iran
Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran memasuki fase krusial setelah Washington secara terbuka memperingatkan Rusia agar tidak ikut campur dalam konflik yang telah berlangsung dua pekan.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menegaskan posisi tersebut dalam konferensi pers resmi menyusul komunikasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pernyataan ini memperlihatkan eskalasi diplomatik terbaru sekaligus sinyal bahwa konflik Iran kini menjadi perhatian kekuatan global yang berpotensi memperluas risiko keamanan internasional.
Peringatan Tegas Washington Kepada Moskow di Tengah Eskalasi Konflik Kawasan
Pete Hegseth yang menjabat Menteri Pertahanan Amerika Serikat mengatakan Rusia tidak boleh terlibat dalam konflik yang menurutnya harus tetap terbatas pada pihak terkait langsung.
Ia menyampaikan pesan tersebut setelah percakapan tingkat tinggi antara Donald Trump dan Vladimir Putin yang membahas perkembangan terbaru situasi keamanan global.
Menurut Hegseth, stabilitas kawasan hanya dapat dijaga apabila kekuatan besar tidak memperluas spektrum konflik melalui intervensi militer langsung maupun dukungan strategis.
Kondisi Kepemimpinan Iran Disebut Tertekan Setelah Dua Pekan Serangan Militer
Hegseth menyebut kepemimpinan Iran berada dalam posisi sulit setelah operasi militer Amerika Serikat memasuki minggu kedua dengan tekanan strategis signifikan.
Baca Juga: Ombudsman RI Sarankan Pemerintah Prioritaskan Industri Otomotif Nasional untuk Armada Logistik Desa
Ia juga meminta Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan komitmen terbuka untuk menghentikan ambisi pengembangan senjata nuklir.
Pernyataan tersebut merujuk pada peringatan sebelumnya dari Presiden Donald Trump mengenai konsekuensi serius apabila Iran tetap melanjutkan program nuklir militernya.
Artikel Terkait
Ancaman Prabowo Keluar Dari Board Of Peace Gaza Dinilai Bisa Pengaruhi Sikap Negara Anggota OKI
Riset Swiss Ungkap Peran AI Dalam Jurnalisme Modern Tidak Gantikan Fungsi Utama Jurnalis di Ruang Redaksi
Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Migor, Kejagung Geledah Kantor dan Rumah Anggota Ombudsman
Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Tekanan Pasar Global
Ketahanan Energi Indonesia Jadi Sorotan Saat Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Ini Kata Prabowo
Pasokan Minyak Mentah Dijaga Meski Kapal Tanker Pertamina Masih Menunggu Jalur Aman Selat Hormuz
Kasus Tambang Tumpang Pitu Jadi Sorotan, Dugaan KKN Hingga Lahan Kompensasi Masih Tunggu Kepastian Hukum
Ombudsman RI Ingatkan Potensi Kendala Teknis dalam Rencana Impor Mobil Niaga Logistik Desa
Program Nutrisi Amerika Serikat WIC Dan SNAP Terancam, Jika Kebuntuan Anggaran Kongres Terus Berlanjut
Konflik Iran - Israel Memanas, Tiongkok Tegaskan Dukung Mojtaba Khamenei dan Tolak Intervensi Asing