• Sabtu, 18 April 2026

Bareskrim Sita Puluhan Kilogram Emas, Kasus Tambang Ilegal Rp25,8 Triliun Masuk Tahap Penelusuran Pemodal

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Selasa, 24 Februari 2026 | 10:28 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Barang bukti emas dan dokumen transaksi diamankan penyidik Bareskrim Polri dalam pengusutan jaringan pertambangan tanpa izin bernilai puluhan triliun rupiah. (facebook.com @Listyo Sigit Prabowo)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Barang bukti emas dan dokumen transaksi diamankan penyidik Bareskrim Polri dalam pengusutan jaringan pertambangan tanpa izin bernilai puluhan triliun rupiah. (facebook.com @Listyo Sigit Prabowo)

Data World Gold Council menunjukkan perdagangan emas global semakin rentan terhadap praktik illicit gold trade jika pengawasan rantai pasok lemah.

Baca Juga: Operasi Satgas PKH Ungkap Pelanggaran Tambang Nikel Kawasan Hutan Maluku Utara

Ancaman Sistem Keuangan dan Stabilitas Industri Emas Indonesia

PPATK menilai pencucian uang sektor komoditas dapat mengganggu integritas sistem keuangan karena dana ilegal berpotensi masuk sektor formal.

Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan ekonomi berbasis sumber daya alam yang sebelumnya juga terjadi pada sektor batu bara dan mineral strategis.

Transparansi rantai pasok mineral menjadi kunci mencegah ekonomi gelap berkembang.

Baca Juga: AS Masuk Tambang, 2 Skema Investasi Mineral Strategis Disiapkan Pasca Kesepakatan Prabowo - Trump

Komisi III DPR RI menyebut dukungan politik penting agar aparat mampu menelusuri aliran dana lintas wilayah dan lintas institusi keuangan.

Menurut publikasi resmi Kementerian Keuangan, penguatan pengawasan transaksi komoditas menjadi bagian strategi nasional pencegahan pencucian uang.

Momentum Reformasi Tata Niaga Emas dan Pengawasan Pertambangan Nasional

Kasus ini dinilai menjadi ujian bagi reformasi sektor pertambangan yang selama bertahun-tahun menghadapi persoalan tambang ilegal di berbagai daerah Indonesia.

Baca Juga: AS Masuk Tambang, 2 Skema Investasi Mineral Strategis Disiapkan Pasca Kesepakatan Prabowo - Trump

Kementerian ESDM sebelumnya mendorong skema Wilayah Pertambangan Rakyat untuk mengurangi praktik PETI sekaligus meningkatkan kepatuhan regulasi.

Laporan menunjukkan negara produsen emas global kini memperketat pelacakan asal logam untuk mencegah perdagangan ilegal internasional.

Langkah Polri menelusuri aktor intelektual diharapkan menciptakan efek jera serta meningkatkan kredibilitas Indonesia dalam tata kelola mineral global.

Baca Juga: UEA Gandeng Elon Musk Bangun Dubai Loop Hingga Pusat AI Global Masa Depan Dunia Digital

Penyidikan berkelanjutan dipandang sebagai momentum memperkuat sinergi penegakan hukum, stabilitas ekonomi, dan perlindungan lingkungan nasional.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X