MINING 24 JAM - Bagaimana nasib brand perhiasan mewah dunia ketika tiga tokonya di Jakarta mendadak disegel otoritas?
Apa sebenarnya yang terjadi di balik dugaan pelanggaran impor yang menyeret Tiffany & Co di Indonesia?
Penyegelan Toko Tiffany Picu Sorotan Publik Nasional
Tiga toko Tiffany & Co di Jakarta resmi disegel Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada Selasa (11/02/2026) atas dugaan pelanggaran administrasi impor.
Penyegelan dilakukan Kantor Wilayah DJBC Jakarta atas instruksi Purbaya Yudhi Sadewa selaku Menteri Keuangan RI.
Langkah ini disebut sebagai tindak lanjut temuan awal dugaan kepabeanan dan potensi praktik under invoicing pada sejumlah perhiasan impor.
Dugaan Pelanggaran Kepabeanan dan Under Invoicing
Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa penyegelan bertujuan mengamankan proses pemeriksaan serta mencegah potensi kerugian negara dari sektor pajak dan bea masuk.
Baca Juga: Donald Trump Apresiasi Kepemimpinan Prabowo, Indonesia Disebut Negara Besar Berpengaruh Dunia
Ia juga meminta DJBC mendalami kemungkinan adanya laporan selundupan dan ketidaksesuaian nilai transaksi impor yang masuk ke Indonesia.
Selain itu, Menkeu meminta investigasi internal guna memastikan tidak ada keterlibatan petugas kepabeanan dalam dugaan pelanggaran tersebut.
Profil Korporasi dan Jejak Operasional di Indonesia
Tiffany & Co pertama kali hadir di Indonesia pada 2014 melalui naungan PT Sumaco Wahana Utama.
Dalam situs resmi korporasi distributor disebutkan bahwa PT Sumaco Wahana Utama merupakan perusahaan 100 persen milik Indonesia.
Direksi perusahaan tercatat diisi Celina Lohardjo dan Karin Lohardjo sebagai Direktur PT Sumaco Wahana Utama.
Artikel Terkait
Satgas PKH Tindak 7 Korporasi Tambang, Ketidakhadiran PT Position Jadi Sorotan Penegakan Hukum
Fakta Penertiban Tambang Ilegal 2026: Satgas PKH Jatuhkan Denda Triliunan Rupiah ke Korporasi Nikel
Angka Perdagangan 575 Miliar Dolar AS Mengungkap Kompleksitas Hubungan AS Tiongkok Era Baru
47 Tahun Konflik Iran Amerika Memanas Usai Pidato Keras Khamenei Soal Kapal Induk dan Ancaman Militer
Pertemuan Board of Peace Jadi Ajang Indonesia Perkuat Komitmen Solusi 2 Negara Palestina Secara Global
Investor Amerika Disasar Prabowo Lewat Program MBG, Danantara, dan Reformasi Tata Kelola Pemerintahan
Mengapa Investor Amerika Serikat Mulai Lirik Indonesia Sebagai Basis Produksi Industri Masa Depan?
Perjanjian Dagang Baru Indonesia -- AS Buka Peluang Investasi dan Produksi Regional untuk Industri
Indonesia di Forum Board of Peace, Presiden Amerika Serikat Donald Trump Perkuat Citra Global Prabowo
Mengapa Penangkapan Terhadap Andrew Mountbatten-Windsor Penting Bagi Generasi Milenial