MINING 24 JAM - Mengapa pemerintah mengaitkan saham gorengan dengan ancaman hilangnya masa depan investasi generasi muda Indonesia?
Apakah pasar saham nasional sedang menghadapi krisis kepercayaan yang lebih besar dari sekadar koreksi indeks biasa?
Lonjakan Investor Ritel Muda Ubah Wajah Pasar Modal Indonesia
Transformasi pasar saham Indonesia dalam lima tahun terakhir ditandai lonjakan investor ritel muda yang kini mendominasi aktivitas perdagangan harian.
Baca Juga: Indonesia Antisipasi Kebijakan Tarif Baru AS Demi Menjaga Daya Saing Ekspor Nasional Ke Pasar Global
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai perubahan struktur investor ini membutuhkan perlindungan regulasi yang jauh lebih kuat dibanding era sebelumnya.
Ia menyampaikan kekhawatiran bahwa praktik saham gorengan dapat merusak pengalaman investasi pertama generasi muda Indonesia.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah investor saham telah melampaui 12 juta SID pada 2025 dengan pertumbuhan terbesar berasal dari Gen Z dan milenial.
Situasi tersebut membuat stabilitas pasar tidak lagi hanya isu finansial, tetapi juga isu sosial ekonomi nasional.
Saham Gorengan Dinilai Menggerus Literasi Finansial Investor Pemula
Purbaya menyebut saham gorengan berpotensi menciptakan persepsi keliru bahwa investasi saham identik dengan perjudian cepat kaya.
Harga yang melonjak tanpa dukungan fundamental dinilai berbahaya bagi investor pemula yang belum memahami risiko pasar modal.
Ia menilai praktik promosi agresif di media sosial mempercepat terbentuknya gelembung harga pada saham tertentu.
Fenomena ini mengingatkan pemerintah pada sejarah South Sea Bubble yang menyebabkan kehancuran finansial luas akibat spekulasi berlebihan.
Artikel Terkait
Indonesia Perkuat Diplomasi Perdamaian Palestina Lewat Solusi Dua Negara di Forum Global
Akses Pasar AS Terbuka Lebar Bagi Komoditas Unggulan Indonesia, Termasuk Tekstil dan Apparel
Nasib Saham Korporasi Ritel Modern Usai Wacana Batasi Ekspansi Demi Keberlangsungan Kopdes
Peluang Investasi di Indonesia Meningkat Usai Presiden Prabowo Bertemu 12 Investor Terbesar
Kemitraan Strategis Danantara Jadi Fokus Investor Global untuk Investasi Domestik Lebih Terukur Aman
ART Indonesia - Amerika Serikat Jadi Ujian Strategi Ekonomi Nasional di Tengah Persaingan Global Modern
Tarif Trump Dibatalkan MA AS, Prabowo Tegaskan Siap Hadapi Ketidakpastian Perdagangan Global Baru
Perubahan Tarif AS Picu Diplomasi Ekonomi Indonesia Pertahankan Akses Pasar Ekspor Strategis
OJK Respons Kritik Pemerintah Tentang Mahalnya Layanan Bank Syariah dan Tantangan Efisiensi
Freeport Jadi Perdebatan Publik, Antara Kepentingan Investasi Strategis dan Perlindungan Lingkungan