MINING 24JAM - Mengapa Jack Ma kini berada di posisi ke-20 orang terkaya Asia, sementara pengusaha Indonesia justru melesat menyalipnya?
Apa makna perubahan peringkat orang terkaya Asia terhadap arah ekonomi kawasan pada akhir 2025?
Daftar Orang Terkaya Asia Soroti Dinamika Kekayaan Baru
CNBC Indonesia merilis daftar 20 orang terkaya Asia per Desember 2025, dengan Mukesh Ambani tetap memimpin dengan kekayaan Dolar AS 112 miliar.
Baca Juga: Romo FX Mudji Sutrisno Wafat di Usia 71 Tahun, Serikat Yesus Umumkan Misa Requiem Dua Hari
Daftar ini menampilkan dinamika baru, termasuk turunnya posisi Jack Ma ke peringkat ke-20 Asia.
Sektor teknologi masih mendominasi melalui Tencent, ByteDance, dan NetEase, namun sektor energi dan infrastruktur menunjukkan penguatan signifikan.
Kondisi ini mencerminkan perubahan lanskap bisnis Asia pascapandemi dan tekanan geopolitik global.
Baca Juga: Miliarder Elon Musk Tembus 749 Miliar Dolar AS, Ini Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Desember 2025
Prajogo Pangestu Lampaui Jack Ma di Peringkat Asia
Prajogo Pangestu berada di peringkat ke-11 Asia dengan kekayaan Dolar AS 39,3 miliar, unggul atas Jack Ma yang memiliki Dolar AS 29,3 miliar.
Ini menjadi capaian tertinggi pengusaha Indonesia dalam sejarah daftar kekayaan Asia versi media internasional.
Kenaikan nilai aset Prajogo dipicu lonjakan kapitalisasi pasar korporasi Barito Pacific Group.
Baca Juga: Indonesia Catat 1,6 Miliar Dolar AS Investasi Halal 2025, Posisi Global Ketiga Terkuat
Kinerja sektor petrokimia dan energi panas bumi menjadi faktor utama peningkatan tersebut.
Tekanan Regulasi dan Perubahan Bisnis Teknologi
Penurunan posisi Jack Ma terjadi seiring tekanan regulasi terhadap sektor teknologi Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir.
Artikel Terkait
Hoaks Sawit Presiden Mencuat, Hashim Tegaskan Prabowo Subianto Tidak Miliki Sehektare Pun
Dari Amazon Hingga Skotlandia, Miliarder Global Investasikan Lahan Hijau Bernilai Dolar AS 50 Miliar
Aparat Gabungan Tertibkan Tambang Ilegal di TN Kutai, 7 Ekskavator Diamankan
Bea Keluar Batu Bara Berlaku 1 Januari 2026, Tarif 1–5 Persen Bidik Tambahan Rp20 Triliun Penerimaan Negara
KPK Hentikan Kasus Tambang Nikel Konawe Utara, Dugaan Kerugian Negara Rp2,7 Triliun Kini Tanpa Kepastian
Banjir Sumatera Terjadi Hampir Tiap Tahun, Ini Analisis Prof Didik J Rachbini Soal Tata Kelola Tanah
Ulasan Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Impor BBM Rp958 Miliar, CBA Soroti Peran Direksi Astra Group
Indonesia Jadi Pusat Investasi Halal Global, Rekor 40 Transaksi 1,6 Miliar Dolar AS
Siapa Saja 10 Orang Terkaya Dunia 2025 Saat Kekayaan Miliarder Elon Musk Tembus 749 Miliar Dolar AS
Di Usia 71 Tahun, Romo Mudji Sutrisno Wafat, Dunia Akademik dan Budaya Berduka