• Sabtu, 18 April 2026

Indonesia Magnet Investor, Properti Jakarta Diprediksi Tumbuh dengan Ekonomi dan Aktivitas Korporasi

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Jumat, 13 Februari 2026 | 23:30 WIB
Lanskap gedung tinggi Jakarta menjadi simbol pemulihan pasar properti yang didorong ekspansi korporasi dan investasi berkelanjutan. (Dok. Indonesia_cbre.com)
Lanskap gedung tinggi Jakarta menjadi simbol pemulihan pasar properti yang didorong ekspansi korporasi dan investasi berkelanjutan. (Dok. Indonesia_cbre.com)

MINING 24JAM - Mengapa pasar properti Jakarta tetap stabil meski tantangan ekonomi global belum sepenuhnya mereda dan biaya investasi masih fluktuatif?

Apakah strategi korporasi dan perubahan gaya hidup urban mampu menjaga momentum pertumbuhan pasar properti Jakarta hingga beberapa tahun ke depan?

Prospek Pasar Properti Jakarta Menguat Berkat Aktivitas Korporasi Baru

Pasar properti Jakarta menunjukkan sinyal pemulihan berkelanjutan dengan pertumbuhan yang diproyeksikan solid sepanjang 2026 menurut laporan CBRE Indonesia terbaru.

Baca Juga: Pandji Sebut Dirinya Ksatria Wongsoyudo Saat Jalani Sidang Adat Toraja Terkait Materi Komedi Lama

Permintaan dari ekspansi korporasi dan perubahan pola kerja mendorong kebutuhan ruang perkantoran serta fasilitas industri dan logistik modern.

Angela Wibawa, Managing Director CBRE Advisory Indonesia, menyatakan pertumbuhan pasar akan didukung ekspansi korporasi dan peningkatan aktivitas ekonomi perkotaan.

Keterbatasan Pasokan Baru Menjaga Stabilitas Harga Sewa Properti

Pasokan properti baru yang terbatas membantu menjaga stabilitas harga sewa dan mengurangi tekanan kompetitif di pasar perkantoran Jakarta.

Baca Juga: Investor Asing Soroti Ekonomi Indonesia, Ferry Latuhihin Ungkap Risiko Fiskal Rp300 Triliun dan Ketidakpastian

Kondisi ini menciptakan keseimbangan antara permintaan dan pasokan sehingga investor dan penyewa memiliki kepastian dalam perencanaan jangka menengah.

Angela Wibawa menilai stabilitas ini menjadi fondasi pertumbuhan pasar properti Jakarta pada 2026.

Ekspansi Industri dan Logistik Perkuat Permintaan Lahan Modern

Permintaan lahan industri dan fasilitas logistik modern meningkat seiring investasi manufaktur, e-commerce, dan sektor konsumsi yang terus berkembang.

Baca Juga: Seleksi Komisioner OJK 2026 Resmi Dibuka, Pansel Dibentuk Lewat Keppres dan Proses Empat Tahap

Posisi Indonesia sebagai pusat produksi kendaraan listrik dan basis e-commerce mempercepat kebutuhan infrastruktur logistik berkualitas tinggi.

Angela Wibawa menegaskan faktor fundamental ekonomi dan pasar konsumen mendukung pertumbuhan sektor industri dan logistik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X