MINING 24JAM - Mengapa pasar properti Jakarta tetap stabil meski tantangan ekonomi global belum sepenuhnya mereda dan biaya investasi masih fluktuatif?
Apakah strategi korporasi dan perubahan gaya hidup urban mampu menjaga momentum pertumbuhan pasar properti Jakarta hingga beberapa tahun ke depan?
Prospek Pasar Properti Jakarta Menguat Berkat Aktivitas Korporasi Baru
Pasar properti Jakarta menunjukkan sinyal pemulihan berkelanjutan dengan pertumbuhan yang diproyeksikan solid sepanjang 2026 menurut laporan CBRE Indonesia terbaru.
Baca Juga: Pandji Sebut Dirinya Ksatria Wongsoyudo Saat Jalani Sidang Adat Toraja Terkait Materi Komedi Lama
Permintaan dari ekspansi korporasi dan perubahan pola kerja mendorong kebutuhan ruang perkantoran serta fasilitas industri dan logistik modern.
Angela Wibawa, Managing Director CBRE Advisory Indonesia, menyatakan pertumbuhan pasar akan didukung ekspansi korporasi dan peningkatan aktivitas ekonomi perkotaan.
Keterbatasan Pasokan Baru Menjaga Stabilitas Harga Sewa Properti
Pasokan properti baru yang terbatas membantu menjaga stabilitas harga sewa dan mengurangi tekanan kompetitif di pasar perkantoran Jakarta.
Kondisi ini menciptakan keseimbangan antara permintaan dan pasokan sehingga investor dan penyewa memiliki kepastian dalam perencanaan jangka menengah.
Angela Wibawa menilai stabilitas ini menjadi fondasi pertumbuhan pasar properti Jakarta pada 2026.
Ekspansi Industri dan Logistik Perkuat Permintaan Lahan Modern
Permintaan lahan industri dan fasilitas logistik modern meningkat seiring investasi manufaktur, e-commerce, dan sektor konsumsi yang terus berkembang.
Baca Juga: Seleksi Komisioner OJK 2026 Resmi Dibuka, Pansel Dibentuk Lewat Keppres dan Proses Empat Tahap
Posisi Indonesia sebagai pusat produksi kendaraan listrik dan basis e-commerce mempercepat kebutuhan infrastruktur logistik berkualitas tinggi.
Angela Wibawa menegaskan faktor fundamental ekonomi dan pasar konsumen mendukung pertumbuhan sektor industri dan logistik.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Disebut Kantongi Daftar Jenderal Tambang Ilegal, Berlanjut ke Penegakan Hukum
IHSG dan Sorotan Morgan Stanley, Pemerintah Perkuat Pengawasan Pasar Modal Demi Reputasi Global
Stabilitas Nasional Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Lewat Kanal Debottlenecking
Reformasi Pasar Modal Disiapkan Usai Polemik 4 Surat MSCI dan Pernyataan Hashim Djojohadikusumo
5 Bank Besar Kena Outlook Negatif Moody’s, OJK Tegaskan Tidak Ada Pelemahan Kinerja Perbankan I
Danantara Tunjuk Perminas untuk Kelola Proyek Logam Tanah Jarang Nasional, Masih Pengembangan
Pemerintah Buka Rekrutmen Pimpinan OJK 2026, 3 Posisi Kunci Diawasi Pansel dan Seleksi Ketat
Danantara dan MBG Jadi Sorotan Investor Asing, Ferry Latuhihin Sebut Risiko Fiskal Meningkat di Era Baru
Sanksi Adat Toraja untuk Pandji Pragiwaksono Berlangsung 2 Hari, Denda 1 Babi 5 Ayam Jadi Sorotan Publik
Izin Tambang Martabe Dikaji Ulang, Pernyataan Menteri ESDM Tentang Kepastian Hukum Sektor Tambang