tambang

Halmahera Arc dan Emas Maluku Utara Ungkap Sejarah Geologi Investasi Tambang dan Masa Depan Ekonomi

Minggu, 1 Maret 2026 | 10:08 WIB
Ilustrasi aktivitas tambang emas. Area reklamasi tambang emas memperlihatkan upaya pemulihan lingkungan pasca aktivitas pertambangan modern. (Dok. Kreasi Dola AI)

MINING 24 JAM - Mengapa emas yang dahulu menjadi simbol kehormatan kesultanan kini justru menghadirkan ketegangan sosial di kampung pesisir Halmahera?

Siapa sebenarnya yang paling merasakan dampak hadirnya industri tambang modern di Maluku Utara?

Warisan Sejarah Emas dalam Tradisi Politik Kesultanan Maluku Utara

Sejak masa Kesultanan Ternate dan Tidore, emas dipandang sebagai lambang kekuasaan spiritual yang memperkuat hubungan politik antara pusat kerajaan dan wilayah taklukan.

Baca Juga: Pemerintah Perkuat Pembiayaan Koperasi Ekspor, Manggis Subang Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa

Upeti emas dari Halmahera dan Papua Barat memperlihatkan struktur ekonomi berbasis loyalitas politik, bukan eksploitasi industri skala besar seperti era modern.

Peneliti sejarah.menjelaskan emas memiliki makna budaya lebih kuat dibanding nilai ekonominya pada masa pra-kolonial.

Transformasi mulai terjadi ketika negara modern memandang sumber daya mineral sebagai mesin pembangunan ekonomi nasional.

Baca Juga: Ekosistem Promedia Dorong Indonesiaraya.co.id Bangun Masa Depan Media Berbasis Teknologi Digital

Masuknya Investasi Tambang Mengubah Struktur Ekonomi dan Sosial Desa

Eksplorasi geologi sejak 1980-an melahirkan kawasan tambang Gosowong yang menjadi pusat produksi emas berskala internasional di Halmahera Utara.

Masuknya korporasi tambang meningkatkan pendapatan daerah sekaligus mendorong urbanisasi tenaga kerja dan perubahan pola ekonomi masyarakat lokal.

Data Kementerian ESDM menunjukkan sektor tambang menjadi penyumbang dominan Produk Domestik Regional Bruto Maluku Utara dalam satu dekade terakhir.

Baca Juga: TEI 2026 Jadi Mesin Pertumbuhan Ekspor Lewat Kolaborasi Buyer Global dan Pelaku Industri

Namun perubahan cepat ini menimbulkan tekanan pada ruang hidup tradisional masyarakat pesisir dan pedalaman.

Tambang Rakyat dan Risiko Lingkungan yang Sulit Dikendalikan

Investigasi lapangan menemukan aktivitas tambang rakyat berkembang pesat di Obi dan Halmahera Barat akibat tingginya harga emas global.

Halaman:

Tags

Terkini