bisnis

Pemerintah Pastikan Pasokan LPG Aman Meski Impor Timur Tengah Dialihkan Akibat Geopolitik Energi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:11 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan strategi pemerintah menjaga pasokan LPG nasional tetap aman melalui diversifikasi impor energi dan kontrak jangka panjang mitra global. (Dok. Instagram @bahlilahadalia)

MINING 24 JAM - Apakah perubahan sumber impor LPG akan berdampak terhadap harga energi bagi masyarakat dan dunia usaha?

Seberapa kuat langkah pemerintah menjamin pasokan energi tetap stabil menjelang periode konsumsi tinggi nasional?

Pemerintah memastikan pengalihan sumber impor LPG tidak akan mengganggu pasokan domestik, sekaligus menjaga stabilitas energi yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH dan Pengurangan Hari Kerja untuk Hadapi Ancaman Krisis Energi Global

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah telah menyiapkan skenario pasokan energi nasional agar tetap stabil di tengah perubahan geopolitik global.

Ia menegaskan langkah tersebut penting karena LPG merupakan kebutuhan utama rumah tangga dan pelaku usaha mikro di Indonesia.

Pemerintah Jamin Ketersediaan Energi untuk Rumah Tangga dan Sektor Produktif

Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah secara aktif mengatur jadwal kedatangan kargo LPG untuk menjaga keseimbangan pasokan dan konsumsi nasional.

Baca Juga: Perpanjangan IUPK Freeport Indonesia Hingga Life Of Mine Picu Kritik Jatam Soal Lingkungan dan HAM Papua

Ia menyebut pemerintah telah memastikan tambahan pasokan melalui beberapa jadwal kedatangan kargo hingga awal April 2026.

Menurutnya, langkah ini bertujuan menjaga kepercayaan pasar serta memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu akibat potensi gangguan pasokan energi.

Kontrak Jangka Panjang Energi Jadi Instrumen Stabilitas Pasokan Nasional

Pemerintah memilih kontrak jangka panjang dengan Amerika Serikat dan negara lain untuk menjamin kepastian pasokan LPG nasional.

Baca Juga: Populasi Gajah Terancam Punah, Pemerintah Perkuat Kebijakan Konservasi dan Perlindungan Habitat Alami

Bahlil Lahadalia mengatakan kontrak jangka panjang memberi kepastian volume serta mengurangi risiko fluktuasi pasokan akibat dinamika geopolitik global.

Ia menambahkan strategi ini juga membantu pemerintah menjaga stabilitas distribusi energi dalam jangka menengah dan panjang.

Halaman:

Tags

Terkini