• Sabtu, 18 April 2026

Pasar Tradisional Jadi Kunci Stabilitas Harga Pangan Nasional, Ini Strategi APPSI Bersama Pemerintah

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Selasa, 3 Maret 2026 | 17:00 WIB
Ketua Umum APPSI Sudaryono menekankan pentingnya pasar tradisional sebagai pengendali harga pangan langsung di tingkat masyarakat Indonesia.   (Dok. Kementan)
Ketua Umum APPSI Sudaryono menekankan pentingnya pasar tradisional sebagai pengendali harga pangan langsung di tingkat masyarakat Indonesia. (Dok. Kementan)

Ia meminta kepala daerah memastikan lingkungan pasar bersih, aman, serta nyaman bagi pedagang dan konsumen.

Baca Juga: Siapa Pengganti Ali Khamenei? Iran Hadapi Ujian Politik Terbesar Sejak Revolusi Islam Tahun 1979 Berlalu

“Pemerintah daerah harus mendukung pasar tradisional supaya pedagang bisa berdagang dengan baik,” tegas Sudaryono.

Isu revitalisasi pasar rakyat sebelumnya menjadi sorotan berbagai media nasional karena berkaitan langsung dengan inflasi pangan dan ketahanan ekonomi masyarakat bawah.

Keberadaan pasar tradisional dinilai menjaga keseimbangan harga karena distribusi barang berlangsung lebih pendek dibanding rantai ritel modern.

Baca Juga: Serangan Israel - AS Ke Iran Picu Spekulasi Kematian Ali Khamenei dan Ketegangan Regional Meningkat

APPSI Dorong Pengawasan Harga dan Pencegahan Penimbunan Barang Pangan

Dalam arahannya, Sudaryono meminta anggota APPSI berani melaporkan praktik pelanggaran perdagangan yang merugikan masyarakat.

Ia menegaskan tindakan menaikkan harga di atas harga eceran tertinggi maupun penimbunan barang merupakan pelanggaran serius.

“Kalau ada penimbunan atau harga di atas ketentuan, kita laporkan duluan karena itu merugikan kepentingan rakyat,” ujarnya.

Baca Juga: Timur Tengah Memanas Usai Operasi Preemptive AS - Israel Targetkan Infrastruktur Strategis Iran

Langkah tersebut memperlihatkan perubahan peran pedagang dari sekadar pelaku ekonomi menjadi mitra pengawasan distribusi pangan nasional.

Kolaborasi Petani Pedagang dan UMKM Dorong Kesejahteraan Ekonomi Berkelanjutan Nasional

Sudaryono menutup agenda dengan menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pelaku ekonomi rakyat dalam menciptakan kesejahteraan berkelanjutan.

Ia meminta kader APPSI aktif turun ke lapangan untuk mengidentifikasi persoalan distribusi, produksi, maupun perdagangan.

Baca Juga: Impor Kendaraan Desa Jadi Sorotan, Kadin Usulkan Strategi Jangka Panjang Kemandirian Industri Otomotif

“Tugas kita adalah mencari masalah, menemukan masalahnya, dan menyelesaikan masalah itu,” pungkas Sudaryono.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X