• Sabtu, 18 April 2026

Presiden Prabowo Disambut Putra Mahkota Yordania dan Jet Tempur F16, Diplomasi Indonesia Makin Aktif

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Kamis, 26 Februari 2026 | 11:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto tiba di Amman dengan pengawalan jet tempur F-16 Yordania, menandai hubungan diplomatik erat Indonesia dan negara Timur Tengah. (Facebook.com @Prabowo Subianto)
Presiden Prabowo Subianto tiba di Amman dengan pengawalan jet tempur F-16 Yordania, menandai hubungan diplomatik erat Indonesia dan negara Timur Tengah. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

Agenda Pertemuan Raja Abdullah II Fokus Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu Raja Abdullah II pada Rabu (25/2/2026) untuk membahas kerja sama pertahanan, pertanian, energi, serta isu geopolitik regional.

Baca Juga: Kebijakan Impor Mobil Desa Jadi Sorotan Publik, Pemerintah Evaluasi Strategi Industrialisasi

Delegasi Indonesia yang mendampingi antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kunjungan ini dinilai strategis karena Yordania merupakan mitra moderat penting di Timur Tengah dengan peran diplomasi aktif dalam stabilitas regional.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan penyambutan hangat tersebut mencerminkan komitmen memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan Yordania secara berkelanjutan.

Baca Juga: Jejak Tambang Emas Bogor Dari Pajajaran Hingga Pongkor Modern Dan Masa Depan Ekonomi Mineral Jawa Barat

Diplomasi Aktif Indonesia Perluas Peran Global Melalui Kemitraan Timur Tengah

Lawatan Presiden Prabowo ke Yordania merupakan bagian dari diplomasi aktif Indonesia memperluas jaringan kemitraan global di tengah dinamika geopolitik dunia.

Sejumlah media internasional sebelumnya menyoroti meningkatnya diplomasi Indonesia di Timur Tengah sebagai strategi memperkuat keamanan energi dan akses pasar baru.

Hubungan bilateral Indonesia-Yordania juga relevan bagi generasi produktif Indonesia karena membuka peluang pendidikan, investasi, serta kolaborasi teknologi pertanian.

Baca Juga: Kasus Penyelundupan Timah Bangka Selatan Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Ekspor Ilegal

Kunjungan kenegaraan ini sekaligus memperlihatkan posisi Indonesia sebagai kekuatan diplomasi moderat yang diterima luas oleh negara-negara kawasan Timur Tengah.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X