MINING 24 JAM - Apakah pengawalan jet tempur F-16 bagi Presiden Prabowo sekadar seremoni diplomatik, atau sinyal kuat meningkatnya posisi strategis Indonesia di Timur Tengah?
Sejauh mana kunjungan kenegaraan ini membuka peluang kerja sama pertahanan, energi, dan stabilitas kawasan yang berdampak langsung bagi kepentingan nasional Indonesia?
Pengawalan Jet Tempur F16 Tandai Kehormatan Tinggi Diplomasi Antarnegara Strategis
Presiden RI Prabowo Subianto, tiba di Amman, Yordania, Selasa (24/2/2026) pukul 20.00 waktu setempat dalam rangka kunjungan kerja resmi kenegaraan.
Pesawat kepresidenan mendapatkan pengawalan udara jet tempur F-16 Angkatan Udara Kerajaan Yordania Hasyimiah sebelum mendarat sebagai simbol persahabatan diplomatik tingkat tinggi antarnegara sahabat.
Setelah mendarat di Bandara Militer Marka, Amman, Presiden Prabowo disambut langsung Putra Mahkota Al Hussein bin Abdullah II bersama pasukan kehormatan kerajaan.
Baca Juga: Mengungkap Nadi Emas Bogor, Sejarah Geologi Pongkor dan Tantangan Tambang Berkelanjutan
Kehadiran Duta Besar RI untuk Yordania Ade Padmo Sarwono serta Atase Pertahanan Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin turut menandai penyambutan resmi negara.
Kunjungan Balasan Diplomatik Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia dan Kerajaan Yordania
Sambutan militer ini menjadi balasan diplomatik atas kunjungan Raja Abdullah II of Jordan ke Indonesia pada November 2025 yang juga mendapat pengawalan jet tempur TNI AU.
Saat itu, Indonesia mengerahkan tujuh pesawat tempur F-16 dan tiga pesawat tempur T-50 sebagai penghormatan kenegaraan bagi tamu kepala negara sahabat.
Baca Juga: Klarifikasi Isu Boikot Negara dalam Kerja Sama Perdagangan Indonesia - AS, Ini Fakta Pasal-Pasal ART
Menurut Presiden Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, penyambutan tersebut mencerminkan komitmen kedua negara memperkuat hubungan strategis di berbagai sektor prioritas.
Hubungan Indonesia dan Yordania selama dua dekade terakhir dikenal stabil melalui kerja sama pendidikan, isu Palestina, diplomasi kemanusiaan, serta dialog keamanan kawasan Timur Tengah.
Artikel Terkait
Impor Kendaraan Desa Oleh Agrinas Jadi Perdebatan Nasional, Ini Dampaknya Terhadap Industri Otomotif
Ekonomi Awal 2026 Menguat, Lonjakan Pajak dan Belanja Negara Jadi Sinyal Pemulihan Berlanjut
Kopdes Merah Putih dan Masa Depan Desa, Antara Kesejahteraan dan Stabilitas Ekonomi Pedesaan
Mengapa Banyak Miliarder Dunia Hidup Sederhana Meski Memiliki Kekayaan Fantastis Bernilai Triliunan
Bareskrim Bongkar Penyelundupan Pasir Timah 135 kon Ke Malaysia, Modus Laut Lepas Jadi Sorotan
Impor Kendaraan India Picu Debat Soal Konsistensi Kebijakan Industrialisasi dan Strategi Ekonomi
Perpanjangan Dana Bank BUMN Jadi Sinyal Optimisme Ekonomi, Jaga Momentum Kredit dan Investasi
Impor 105.000 Pikap Kopdes Ditunda, Pemerintah Hitung Kesiapan Industri Otomotif Nasional
Polemik Afiliasi Ormat Muncul Setelah Menang Tender Panas Bumi Halmahera, Ini Implikasi Investasi Energi
Tambang Emas Pongkor dan Sejarah Panjang Mineral Bogor, Kawasan Penting Bagi Ketahanan Ekonomi