Menurut Teddy, perangkat tersebut meliputi Pasukan Pengamanan Presiden, tim protokol, tim dokter, Kementerian Luar Negeri, serta wartawan peliput.
Baca Juga: Harga Pangan Melandai Awal 2026, Deflasi Januari Jadi Indikator Efektivitas Intervensi Pemerintah
Penggunaan pesawat pendukung ini disebut sebagai praktik lazim dalam kunjungan kenegaraan dan tidak melanggar aturan.
Penggunaan Satu Pesawat untuk Perjalanan Jarak Jauh
Teddy memastikan bahwa selama satu tahun terakhir, Presiden Prabowo selalu menggunakan satu pesawat kepresidenan untuk perjalanan luar negeri jarak jauh.
Pesawat tersebut adalah Boeing 777 milik korporasi Garuda Indonesia yang ditetapkan sebagai pesawat kepresidenan.
Ia menegaskan tidak ada perubahan kebijakan penggunaan pesawat sejak awal masa pemerintahan Prabowo Subianto.
Pemerintah menyatakan komitmennya terhadap efisiensi dan kepatuhan terhadap regulasi dalam setiap perjalanan kenegaraan.
Pemerintah Tekankan Transparansi dan Akurasi Informasi
Teddy menilai klarifikasi ini penting sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga transparansi penggunaan fasilitas negara.
Ia menegaskan pemerintah terbuka terhadap pengawasan publik sepanjang berbasis data dan informasi yang benar.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Tanggung Jawab Eks Pimpinan BUMN Atas Aset Negara 1,04 Triliun Dolar AS
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk memverifikasi informasi dari sumber resmi sebelum menyebarkannya kembali.
Langkah ini dinilai penting untuk mencegah hoaks dan menjaga kualitas diskursus publik nasional.****
Artikel Terkait
Nomura Ikuti Goldman Sachs, Risiko Capital Outflow 13 Miliar Dolar AS Bayangi Pasar Saham Indonesia
Ungkap 3 Penyebab Saham Anjlok, Koreksi Dinilai Wajar Usai Valuasi Tinggi Tak Sejalan Fundamental
Edukasi Jadi Kunci, Anindya Bakrie Nilai Saham Gorengan Ancaman Kredibilitas Pasar Modal Indonesia
Pidato Prabowo Ungkap Konsolidasi 1.000 Korporasi Negara Dengan Aset 1,04 Triliun Dolar AS Terpadu
Prabowo Kritik Bonus Direksi BUMN Puluhan Miliar Di Tengah Kredit Bank Himbara Rp5.000 Triliun
Gerakan Pangan Murah Naik 71 Persen, Bapanas Optimistis Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan
Kasus IPO PIPA Disorot Bareskrim, Tiga Tersangka Baru dan Dugaan Manipulasi Pasar Saham Nasional
Status Buronan Internasional, Ruang Gerak Riza Chalid Menyempit Usai Pengumuman Red Notice Interpol
Amerika Serikat Perkuat Rantai Pasok Global Lewat Investasi 1,6 Miliar Dolar AS di Vietnam
PPATK Ungkap Dana Emas Ilegal Rp 992 Triliun dari Tambang Ilegal dan Jaringan Ekspor Gelap