MINING 24 JAM - Apakah penangkapan 17 penambang emas ilegal cukup untuk menghentikan kerusakan lingkungan di Mandailing Natal?
Mampukah aparat menembus jaringan pemodal besar yang selama ini diduga menjadi aktor utama tambang ilegal tersebut?
Praktik penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, kembali menjadi sorotan setelah aparat kepolisian menangkap 17 pelaku dalam operasi terbaru, Jumat (20/03/2026).
Penindakan ini menargetkan aktivitas tambang ilegal yang diduga merusak ekosistem sungai dan hutan, sekaligus menjadi bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan.
Kepolisian Daerah Sumatera Utara menyatakan penyelidikan tidak berhenti pada pekerja lapangan, melainkan akan menelusuri jaringan pemodal yang diduga berada di balik operasi tambang ilegal tersebut.
Operasi Penertiban Tambang Ilegal Sasar Lokasi Aktivitas Alat Berat Utama
Aparat kepolisian melakukan operasi di sejumlah titik yang selama ini diduga menjadi pusat aktivitas PETI di wilayah Kabupaten Mandailing Natal.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 17 tersangka yang diduga terlibat langsung dalam aktivitas penambangan emas ilegal menggunakan peralatan tradisional dan alat berat.
Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa eskavator serta alat pendulang emas yang diduga digunakan untuk mempercepat proses eksploitasi material tambang.
Polisi Tegaskan Komitmen Kejar Aktor Intelektual dan Pemodal Tambang Ilegal
Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengembangkan kasus ini hingga ke pihak yang diduga menjadi penyandang dana kegiatan tambang ilegal tersebut.
Kombes Pol Hadi Wahyudi selaku Kabid Humas Polda Sumatera Utara menyatakan penyidik sedang mengembangkan kasus guna mengungkap aktor intelektual di balik praktik PETI.
“Kami tidak berhenti pada penambang, penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap pemodal yang memfasilitasi kegiatan ilegal ini,” kata Hadi Wahyudi dalam keterangan resmi.
Artikel Terkait
Trump Klaim Serangan Pulau Kharg Iran, Fasilitas Militer Dihantam, Minyak Sengaja Tidak Disasar AS
Ketegangan AS Iran Memanas, Washington Umumkan Imbalan 10 Juta Dolar AS Untuk Informasi Elite Iran
Target Produksi Batu Bara Indonesia 2026 Hampir 400 Juta Ton, Ini Strategi ESDM Menjaga Stabilitas Energi
Pipa Kirkuk Ceyhan Kembali Disiapkan Irak Jadi Solusi Alternatif Ekspor Minyak Saat Selat Hormuz Terganggu
Makna Politik Pertemuan Prabowo Megawati: Konsolidasi Elite Jaga Stabilitas Indonesia Hadapi Tantangan Global
Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dalam Kasus Penyiraman Aktivis, Demokrasi Jadi Taruhan
Prabowo Ungkap Pertimbangan Indonesia Gabung Forum Perdamaian Dunia Demi Masa Depan Palestina
ICOR Indonesia 6,5 Jadi Sorotan Prabowo, Pemerintah Dorong Efisiensi Investasi untuk Pertumbuhan Ekonomi
Michael Bambang Hartono Wafat Ini Warisan Bisnis Djarum. BCA, dan Filantropi yang Mengubah Indonesia
Krisis Energi Global Dorong Papua Nugini Terapkan Libur Tengah Pekan untuk Tekan Subsidi BBM Nasional