• Sabtu, 18 April 2026

IKadin Nilai Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Termasuk Tercepat di G20 Dengan Fundamental Tetap Kokoh

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Senin, 16 Februari 2026 | 20:40 WIB
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menghadiri forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta membahas optimisme ekonomi nasional dan strategi dunia usaha. (Facebook.com @Anindya Bakrie)
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menghadiri forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta membahas optimisme ekonomi nasional dan strategi dunia usaha. (Facebook.com @Anindya Bakrie)

MINING 24 JAM - Apakah optimisme baru pemerintah cukup kuat menjaga kepercayaan dunia usaha menghadapi ketidakpastian global?

Mampukah kepastian hukum, efisiensi birokrasi, dan ekspansi pasar internasional benar-benar mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026?

Optimisme Dunia Usaha Menguat Setelah Arahan Presiden Prabowo

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menghadiri forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Gedung Danantara, Jakarta, yang menyoroti arah ekonomi nasional tahun mendatang.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,11 Persen 2025 Belum Cukup Kurangi Tekanan Pasar Tenaga Kerja

Dalam forum tersebut, ia menyebut arahan Presiden Prabowo Subianto memberi optimisme baru bagi dunia usaha di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi.

Menurut Anindya, dunia usaha membutuhkan kejelasan arah kebijakan pemerintah agar pelaku industri dapat menyusun strategi ekspansi dan investasi secara lebih terukur pada 2026.

Anindya Bakrie menyatakan bahwa arahan presiden memberikan optimisme baru bagi dunia usaha di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga: 4 Menteri Dipanggil Ke Hambalang Bahas Perundingan Tarif Indonesia AS dan Dampaknya Bagi Industri

Ia menilai sinyal stabilitas kebijakan ekonomi menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor dan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi nasional.

Fundamental Ekonomi Nasional Dinilai Tetap Kokoh dan Stabil

Dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026, Anindya menilai fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi kokoh dan stabil.

Ia mengapresiasi pernyataan pemerintah yang menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia termasuk yang tercepat di antara negara-negara G20 saat ini.

Baca Juga: Tambang Emas 2013-2026: 13 Tahun Konflik Lingkungan dan Investasi di Gunung Tumpang Pitu

Anindya menyebut stabilitas ekonomi makro, konsumsi domestik kuat, dan investasi yang terjaga menjadi faktor penting menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia juga menilai stabilitas nilai tukar, inflasi terkendali, dan sektor industri yang tetap bergerak menjadi indikator fundamental ekonomi tetap kuat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X