Ia berharap pemerintah daerah, korporasi tambang, dan masyarakat dapat membuka dialog terbuka agar pembangunan ekonomi tidak meninggalkan persoalan sosial baru.
Bagi banyak warga Pesanggaran, masa depan Tumpang Pitu kini menjadi simbol pertanyaan besar tentang bagaimana sumber daya alam dikelola secara adil dan berkelanjutan.****