nasional

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Presiden Tekankan Profesionalisme Penyidikan

Selasa, 17 Maret 2026 | 21:40 WIB
Kasus penyerangan aktivis KontraS Andrie Yunus kembali menyoroti pentingnya perlindungan hukum terhadap pembela hak asasi manusia. (Dok. Bakom RI)

Bukti Digital dan Pemeriksaan Saksi Jadi Fokus Penyidikan Polisi

Penyidik Polri saat ini fokus memeriksa saksi serta menganalisis rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian di Jakarta Pusat.

Baca Juga: Benny Tjokrosaputro Dilarang OJK, Ini Kronologi Lengkap Kasus IPO POSA dan Aliran Dana Investor Terkait

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pengumpulan bukti digital yang dinilai penting dalam investigasi kejahatan modern.

Listyo Sigit Prabowo menyatakan perkembangan kasus akan disampaikan secara berkala kepada publik.

Kondisi Korban dan Latar Belakang Kasus Kekerasan Aktivis Indonesia

Andrie Yunus mengalami luka bakar sekitar 24 persen akibat penyiraman air keras yang dilakukan pelaku tak dikenal pada Kamis (12/03/2026).

Baca Juga: Strategi Diversifikasi Energi Antisipasi Risiko Geopolitik dan Gangguan Pasokan Minyak Global Masa Kini

Peristiwa kekerasan terhadap aktivis sipil sebelumnya juga menjadi sorotan berbagai media nasional dalam konteks perlindungan pembela HAM.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya sistem perlindungan aktivis serta konsistensi penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan.****

Halaman:

Tags

Terkini