• Sabtu, 18 April 2026

Konflik Iran - AS Memanas, Penutupan Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia Hingga 78 Dolar

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Jumat, 6 Maret 2026 | 08:04 WIB
Peta Selat Hormuz (tanda panah). Terminal minyak di Fujairah terbakar setelah serangan drone yang memicu lonjakan harga minyak dunia dan memperparah konflik Timur Tengah.   (Dok. Kreasi Dola AI)
Peta Selat Hormuz (tanda panah). Terminal minyak di Fujairah terbakar setelah serangan drone yang memicu lonjakan harga minyak dunia dan memperparah konflik Timur Tengah. (Dok. Kreasi Dola AI)

MINING 24 JAM - Mengapa puluhan ribu jemaah umrah Indonesia tertahan di Arab Saudi akibat konflik Timur Tengah?

Seberapa besar dampak penutupan Selat Hormuz terhadap penerbangan internasional dan mobilitas warga Indonesia?

Konflik Timur Tengah Ganggu Transportasi Udara dan Aktivitas Ibadah Umrah

Eskalasi konflik Timur Tengah tidak hanya mengguncang pasar energi global tetapi juga berdampak langsung pada mobilitas warga Indonesia di kawasan tersebut.

Baca Juga: Kesepakatan Dagang Indonesia - AS Berubah Arah, Usai Kebijakan Tarif Baru Trump Picu Ketidakpastian Ekonomi

Serangan drone terhadap terminal minyak di Fujairah Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman memperparah ketegangan yang sudah meningkat antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Situasi keamanan regional yang tidak stabil membuat sejumlah maskapai melakukan penyesuaian rute serta pembatalan penerbangan menuju kawasan Timur Tengah.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi risiko keselamatan penerbangan yang melintasi wilayah udara konflik.

Baca Juga: Langkah Diplomasi Prabowo Bahas Board Of Peace dan Stabilitas Nasional Bersama Tokoh Politik

Dampaknya terasa hingga Indonesia karena banyak penerbangan internasional menuju Arab Saudi harus dibatalkan atau ditunda.

Puluhan Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan Akibat Pembatalan Penerbangan

Data menunjukkan sekitar 58.000 jemaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi akibat gangguan penerbangan internasional.

Sebagian jemaah memang sudah berhasil kembali ke Indonesia namun jumlahnya masih terbatas dibandingkan total jemaah yang tertahan.

Baca Juga: Ketahanan Energi Jadi Prioritas, Prabowo Instruksikan Peningkatan Cadangan BBM Nasional Hingga 3 Bulan

Pembatalan penerbangan juga terjadi di Bandara Internasional Soekarno Hatta selama periode Jumat 28/2/2026 hingga Selasa 3/3/2026.

Sekitar 60 penerbangan menuju dan dari Timur Tengah tercatat dibatalkan oleh sejumlah maskapai internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X