Kebijakan ini diharapkan meningkatkan efektivitas belanja pemerintah sekaligus memperkuat kualitas layanan publik nasional.
Baca Juga: Tragedi Pasukan Garuda di Lebanon, Tiga Prajurit TNI Gugur Saat Jalankan Mandat Perdamaian PBB
Pemerintah juga memastikan program prioritas tetap berjalan dengan dukungan anggaran yang lebih terarah dan terukur.
Airlangga Hartarto menegaskan refocusing dilakukan agar penggunaan anggaran lebih optimal dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Potensi Penghematan Besar dari Penataan Ulang Belanja Pemerintah
Pemerintah menghitung potensi penghematan kebijakan refocusing mencapai Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun dari penataan ulang belanja.
Penghematan tersebut menjadi ruang fiskal penting bagi pemerintah dalam menjaga keberlanjutan program prioritas nasional.
Efisiensi anggaran juga menjadi indikator meningkatnya kualitas manajemen keuangan pemerintah.
Airlangga Hartarto menyebut potensi prioritasasi dan refocusing anggaran kementerian dan lembaga berada pada kisaran Rp121,2 triliun sampai Rp130,2 triliun.
Konteks Kebijakan Efisiensi dalam Agenda Reformasi Fiskal Pemerintah
Sejumlah laporan media arus utama sebelumnya menyoroti pentingnya efisiensi belanja negara untuk menjaga ketahanan fiskal Indonesia.
Kebijakan penguatan kualitas belanja juga menjadi bagian dari reformasi fiskal yang terus dilakukan pemerintah beberapa tahun terakhir.
Langkah efisiensi birokrasi dinilai penting untuk memastikan anggaran negara memberikan dampak maksimal terhadap pembangunan.
Baca Juga: Pasar Global Bereaksi Positif Atas Jeda Konflik Iran, Investor Pantau Arah Negosiasi AS Berikutnya
Kebijakan refocusing menjadi bagian dari strategi besar meningkatkan efektivitas birokrasi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.****
Artikel Terkait
Ketahanan Energi Diuji, Saat Peluang Impor Minyak Rusia dan Iran Terganjal Kebijakan Amerika Serikat
Krisis Selat Hormuz Ancam Distribusi Energi Indonesia, 2 Tanker Pertamina Masih Tunggu Jalur Aman
Kerja Sama Gas Strategis dengan Rusia, Langkah Tiongkok Kurangi Ketergantungan Energi Timur Tengah
Indonesia Desak Investigasi Transparan Terkait Serangan ke UNIFIL yang Tewaskan Prajurit Kontingen Garuda
KBLI 2025 Diterapkan, Ini Manfaatnya Bagi Pengusaha dan Investor dalam Ekosistem Perizinan Usaha
Harga BBM Tidak Naik: Pemerintah Terapkan B50 dan Atur Pembelian MyPertamina, Ini Tujuan Kebijakan Energi
Target Tiba Oktober 2026 Kapal Induk Giuseppe Garibaldi untuk Misi Kemanusiaan dan Komando Operasi Regional
Mengapa Harga Minyak 150 Dolar AS Bisa Memicu Resesi Dunia, Ini Penjelasan Lengkap CEO BlackRock
Kebijakan Work From Home ASN Disiapkan, Ini Tujuan Strategis Pemerintah Dorong Efisiensi Energi
Optimisme Purbaya Soal Stabilitas Fiskal Indonesia Jadi Sinyal Positif Bagi Investor dan Pelaku Pasar