Reformasi Internal Menjadi Fokus Setelah Indikasi Awal Ditemukan
Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan indikasi keanehan di lapangan sebenarnya telah terdeteksi sebelum OTT dilakukan oleh KPK.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Buka Suara Soal Open To Work LinkedIn, Fakta Polemik dan Permintaan Maaf Publik
Kejadian ini dinilai sebagai momentum memperbaiki sistem pengawasan dan integritas di lingkungan perpajakan serta kepabeanan.
Pegawai yang terbukti bersalah berpotensi dinonjobkan atau dipindahkan ke posisi nonstrategis sesuai ketentuan manajemen sumber daya manusia.
Dukungan Reformasi dan Komitmen Penguatan Sistem Pengawasan Nasional
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam berbagai kesempatan menegaskan komitmen reformasi birokrasi dan penguatan pengawasan internal berbasis risiko.
Baca Juga: Rp 992 Triliun Perputaran Uang PETI Terbongkar PPATK Aliran Dana Emas Ilegal Menembus Luar Negeri
Purbaya Yudhi Sadewa dalam video menegaskan kasus ini menjadi titik masuk perbaikan menyeluruh agar sistem fiskal semakin transparan dan akuntabel.****
Artikel Terkait
Gerakan Pangan Murah Naik 71 Persen, Bapanas Optimistis Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan
Kasus IPO PIPA Disorot Bareskrim, Tiga Tersangka Baru dan Dugaan Manipulasi Pasar Saham Nasional
Amerika Serikat Perkuat Rantai Pasok Global Lewat Investasi 1,6 Miliar Dolar AS di Vietnam
PPATK Ungkap Dana Emas Ilegal Rp 992 Triliun dari Tambang Ilegal dan Jaringan Ekspor Gelap
Langkah Mundur Dirut Bursa Efek Indonesia Dirilis Saat IHSG Alami Koreksi Terbesar Awal Tahun
Hoaks Dua Pesawat Kepresidenan Terbantahkan, Ini Penjelasan Resmi Seskab Teddy Indra Wijaya
Polemik Open To Work Prilly Latuconsina di LinkedIn, Data Pengangguran dan Etika Figur Publik Disorot
Gugat Korporasi Tambang Martabe Rp226 Miliar, Isu Lingkungan dan Kontrak Karya Mengemuka
Stimulus Fiskal Rp37,4 Triliun Perkuat Daya Beli dan Konsumsi Domestik Akhir Tahun 2025
OJK Siap Buka Data Strategis Pasar Modal untuk Dukung Proses Hukum Kasus Pelanggaran Berat