• Sabtu, 18 April 2026

Saham Gorengan Disorot Aparat, Bareskrim Telusuri Aliran Dana dan Potensi Pencucian Uang Terorganisasi

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Senin, 2 Februari 2026 | 00:30 WIB
Ilustrasi penurunan IHSG.Investor ritel diminta waspada terhadap lonjakan harga saham tidak wajar di tengah pengawasan aparat dan regulator. (Dok. Kreasi Dola AI)
Ilustrasi penurunan IHSG.Investor ritel diminta waspada terhadap lonjakan harga saham tidak wajar di tengah pengawasan aparat dan regulator. (Dok. Kreasi Dola AI)

MINING 24JAM - Apakah anjloknya IHSG semata akibat sentimen global, atau ada praktik manipulasi terstruktur yang merusak kepercayaan investor domestik?

Ketika “saham gorengan” kembali disorot aparat penegak hukum, sejauh mana negara hadir melindungi integritas pasar modal Indonesia?

Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus meningkatkan penyelidikan dugaan manipulasi saham atau “saham gorengan” yang disinyalir berkontribusi pada tekanan Indeks Harga Saham Gabungan.

Baca Juga: Peringatan MSCI Ungkap Risiko Turunnya Status Pasar Modal Bagi Investor Global Berbasis Indeks

Penyelidikan Aparat Terhadap Dugaan Manipulasi Saham Terstruktur

Penyelidikan difokuskan pada pola transaksi tidak wajar yang mengindikasikan praktik manipulasi harga saham secara terorganisasi dan sistematis.

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menelusuri dugaan skema pump and dump yang menciptakan permintaan semua.

Langkah ini dilakukan melalui koordinasi intensif bersama Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga: Gejolak Pasar Modal 2026: IHSG Anjlok Tajam, Pimpinan OJK dan BEI Mundur Aktifkan Pelaksana Tugas

Kepala Dittipideksus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Whisnu Hermawan Februanto menyatakan penegakan hukum bertujuan menjaga integritas sistem keuangan nasional.

“Setiap indikasi manipulasi pasar akan kami dalami dengan pendekatan pidana sesuai Undang-Undang Pasar Modal,” ujar Whisnu dalam keterangan resmi Polri.

Ia menegaskan penyelidikan juga mencakup kemungkinan tindak pidana pencucian uang dari keuntungan transaksi ilegal.

Baca Juga: 3 Pimpinan OJK Resmi Mundur, Mahendra Siregar Pastikan Pengawasan Sektor Keuangan Berjalan Normal

Koordinasi OJK dan BEI dalam Menjaga Kredibilitas Pasar

Otoritas Jasa Keuangan menegaskan pengawasan pasar modal dilakukan secara berlapis dan berbasis teknologi pengawasan transaksi.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyatakan stabilitas pasar merupakan prasyarat utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X