energi

Kejar Target Lifting, ESDM Tawarkan 8 Blok Migas Baru Dengan Potensi Miliaran Barel

Rabu, 24 Desember 2025 | 10:38 WIB
Gedung Kementerian ESDM. (Dok. esdm.go.id)

MINING 24JAM - Apakah lelang delapan wilayah kerja migas ini akan menjadi titik balik eksplorasi nasional yang selama bertahun-tahun tertahan oleh penurunan produksi alami?

Seberapa besar peluang investor global menjawab tantangan target lifting minyak Indonesia melalui blok-blok baru berpotensi raksasa?

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi membuka lelang delapan Wilayah Kerja migas Tahap III Tahun 2025 pada Senin, 22 Desember 2025.

Baca Juga: 10.000 Hektare Hutan Hilang, Aliran Modal Global Perbankan Tiongkok Disorot di Sumatera Utara

Langkah ini ditempuh pemerintah untuk mempercepat eksplorasi, menarik investasi, dan menahan laju penurunan produksi lapangan migas nasional.

Pemerintah Dorong Eksplorasi untuk Menjaga Ketahanan Energi Nasional

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyampaikan kesiapan delapan wilayah kerja tersebut kepada Menteri ESDM.

Lelang ini diarahkan untuk mendukung target lifting minyak nasional jangka panjang yang terus tertekan natural decline lapangan tua.

Baca Juga: Anak Usaha BUMA Perpanjang Kontrak Tambang Batu Bara Rp8,22 Triliun Hingga 2030 di Australia

Delapan wilayah kerja tersebut tersebar dari Sumatera Selatan hingga Papua Pegunungan, mencerminkan diversifikasi risiko dan potensi geologi nasional.

Pemerintah menilai penyebaran wilayah lelang penting untuk menjaga keberlanjutan produksi migas di berbagai cekungan strategis.

Delapan Wilayah Kerja Migas dengan Karakter Geologi Beragam

Wilayah kerja Tapah mencakup area onshore Sumatera Selatan dan Jambi dengan prospek hidrokarbon konvensional.

Baca Juga: Viral Bukaan Lahan Gunung Slamet, ESDM Pastikan Nol Aktivitas Tambang dan Ungkap Fakta Terbaru

Wilayah Nawasena dan Mabelo menawarkan kombinasi onshore dan offshore di Jawa Timur serta Sulawesi Tenggara.

Wilayah Arwana III berlokasi di offshore Natuna, kawasan yang selama ini dikenal memiliki potensi gas signifikan.

Halaman:

Tags

Terkini