“Yang paling terakhir adalah etanol, kita menuju mandatori E20, kita butuh 8 juta ton etanol,” ujar Andi Amran Sulaiman.
Baca Juga: Minyakita Tidak Selalu Tersedia, Ini Penjelasan Mendag Soal Hubungan Ekspor CPO dan Pasokan Domestik
Setyanto Hantoro menjelaskan bahwa saat ini pembangunan fasilitas produksi etanol terus dipercepat dengan target enam pabrik untuk mendukung implementasi E20.
Kolaborasi BUMN dan Swasta Percepat Hilirisasi Komoditas Energi Daerah
Pemerintah juga mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti gambir di Sumatera Barat melalui kolaborasi antara BUMN, swasta, dan masyarakat.
Mentan Amran menegaskan bahwa korporasi PTPN akan menjadi motor penggerak dalam pengembangan ekosistem bioenergi berbasis komoditas lokal.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian sekaligus memperkuat ekonomi daerah dan membuka peluang investasi baru.
“PTPN menjadi motor penggerak, kita libatkan BUMN, swasta, dan masyarakat,” ujar Andi Amran Sulaiman.
Capaian Sektor Pangan Jadi Fondasi Kuat Pengembangan Bioenergi Nasional
Mentan Amran menilai keberhasilan sektor pangan menjadi fondasi penting dalam mendukung agenda besar bioenergi nasional yang terintegrasi.
Ia menyebutkan bahwa stok beras nasional mencapai 4,7 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, sebagai indikator keberhasilan sektor pertanian.
Keberhasilan tersebut memperkuat optimisme pemerintah dalam mendorong kemandirian energi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
“Target 4 tahun swasembada, alhamdulillah satu tahun jadi kenyataan,” ujar Andi Amran Sulaiman.
Sebagai latar belakang, kebijakan mandatori biodiesel telah dimulai sejak program B20 hingga B40 yang secara bertahap meningkatkan penggunaan energi berbasis sawit dalam negeri.
Artikel Terkait
Perang Amerika Serikat Vs Iran Berisiko Guncang Ekonomi Dunia, Ini Peringatan Tegas SBY untuk Semua Negara
Purbaya Kritik Outlook Negatif Lembaga Global, Sebut Data Ekonomi Belum Sepenuhnya Dinilai Lengkap
Saham AS Jadi Pilihan BlackRock Setelah Selat Hormuz Kembali Normal dan Risiko Global Mereda
Ekonomi Indonesia Kuat 2026 Investasi Rp497 Triliun Serap 627 Ribu Tenaga Kerja Baru Nasional
Lonjakan Bunker Kapal di Mauritius Cerminkan Dampak Konflik Iran Pada Distribusi Energi Global
Gangguan Selat Hormuz Picu Lonjakan Aktivitas Kapal dan Permintaan Bahan Bakar di Mauritius
Hubungan Indonesia - Rusia Makin Kuat, Prabowo Akui Ada Agenda Penting yang Harus Segera Dipercepat
Fundamental Ekonomi Indonesia Dinilai Kuat, Investor Global Optimistis Pasar Modal Akan Menguat Segera
Bank UMKM Jadi Kunci Baru Pembiayaan EBT Usai Wacana Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Muncul
Pasokan Crude Oil Dari Rusia Hampir Final, Pemerintah Fokus Jaga Ketersediaan Energi Sepanjang Tahun