MINING 24 JAM - Apakah korporasi energi panas bumi global benar-benar netral dari geopolitik asal pendirinya?
Mengapa Ormat Technologies terus muncul dalam proyek energi strategis dunia, termasuk kawasan Asia Tenggara, di tengah sensitivitas politik internasional?
Jejak Teknologi Panas Bumi Global Berawal dari Eksperimen Energi Gurun
Perbincangan mengenai Ormat Technologies meningkat seiring ekspansi proyek panas bumi global, termasuk minat investasi energi bersih di Indonesia dan Asia Pasifik beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Impor 105.000 Pikap Kopdes Ditunda, Pemerintah Hitung Kesiapan Industri Otomotif Nasional
Korporasi ini berawal dari Ormat Turbines Ltd. yang didirikan tahun 1965 di Yavne, Israel, oleh pasangan insinyur energi Lucien Bronicki dan Dita Bronicki.
Berdasarkan laporan keberlanjutan resmi korporasi di situs Ormat Technologies, inovasi awal mereka berupa pompa tenaga surya di Mali menjadi fondasi teknologi konversi panas menjadi listrik.
Model teknologi siklus biner yang dikembangkan kemudian menjadikan Ormat pelopor pemanfaatan panas bumi suhu menengah, sebuah teknologi yang kini menjadi standar industri global.
Baca Juga: Tambang Emas Pongkor dan Sejarah Panjang Mineral Bogor, Kawasan Penting Bagi Ketahanan Ekonomi
Transformasi penting terjadi ketika Ormat Technologies Inc. dibentuk di Delaware, Amerika Serikat, pada 1994 untuk membuka akses pembiayaan internasional dan ekspansi proyek energi lintas negara.
Transformasi Menjadi Korporasi Publik Global di Bursa Saham Internasional
Ormat melakukan penawaran saham perdana di New York Stock Exchange tahun 2004 dengan kode ORA, menandai perubahan status menjadi korporasi publik multinasional.
Menurut laporan tahunan korporasi, operasi perusahaan kini tersebar di Amerika Utara, Amerika Latin, Afrika, serta Asia Pasifik dengan portofolio panas bumi dan energi penyimpanan listrik.
Data Reuters menyebut kapasitas terpasang Ormat melampaui 1.200 megawatt secara global hingga 2025, menjadikannya salah satu pengembang panas bumi independen terbesar dunia.
Pemberitaan Bloomberg sebelumnya menyoroti strategi Ormat menggabungkan teknologi, pengembangan proyek, dan operasi pembangkit sebagai model bisnis vertikal terintegrasi.
Artikel Terkait
Impor Kendaraan Desa Oleh Agrinas Jadi Perdebatan Nasional, Ini Dampaknya Terhadap Industri Otomotif
Ekonomi Awal 2026 Menguat, Lonjakan Pajak dan Belanja Negara Jadi Sinyal Pemulihan Berlanjut
Kopdes Merah Putih dan Masa Depan Desa, Antara Kesejahteraan dan Stabilitas Ekonomi Pedesaan
Mengapa Banyak Miliarder Dunia Hidup Sederhana Meski Memiliki Kekayaan Fantastis Bernilai Triliunan
Bareskrim Bongkar Penyelundupan Pasir Timah 135 kon Ke Malaysia, Modus Laut Lepas Jadi Sorotan
Impor Kendaraan India Picu Debat Soal Konsistensi Kebijakan Industrialisasi dan Strategi Ekonomi
Perpanjangan Dana Bank BUMN Jadi Sinyal Optimisme Ekonomi, Jaga Momentum Kredit dan Investasi
Impor 105.000 Pikap Kopdes Ditunda, Pemerintah Hitung Kesiapan Industri Otomotif Nasional
Polemik Afiliasi Ormat Muncul Setelah Menang Tender Panas Bumi Halmahera, Ini Implikasi Investasi Energi
Tambang Emas Pongkor dan Sejarah Panjang Mineral Bogor, Kawasan Penting Bagi Ketahanan Ekonomi