Ketidaksinkronan ini sering menjadi tanda awal tekanan yang lebih panjang jika faktor eksternal tidak berubah.
Revisi Pertumbuhan Ekonomi Tambah Tekanan Fundamental Domestik
Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang direvisi menjadi 4,7 persen turut memperkuat kekhawatiran pasar.
Menurut Kusfiardi, revisi ini menunjukkan tekanan eksternal mulai merembes ke fundamental domestik.
“Tekanan ini akan berdampak pada inflasi, daya beli, dan ekspektasi laba korporasi,” ujarnya.
Hal tersebut menambah lapisan risiko bagi investor yang sebelumnya berharap pemulihan lebih cepat.
Situasi ini memperkuat narasi bahwa tantangan ekonomi tidak hanya berasal dari luar, tetapi juga mulai terasa di dalam negeri.
Perubahan Rezim Pasar Menuju Fase Selektif dan Taktis
Kusfiardi menegaskan bahwa pasar kini tidak lagi berada dalam fase broad-based rally.
Pergerakan saham menjadi sangat selektif dan bergantung pada sensitivitas terhadap suku bunga, nilai tukar, dan harga komoditas.
“Pasar telah masuk fase stock picker’s market, bukan lagi kenaikan bersama-sama,” jelasnya.
Sektor berbasis komoditas dan pendapatan Dolar AS dinilai lebih defensif dalam menghadapi tekanan global.
Baca Juga: Satgas PKH Jadi Kunci Selamatkan Aset Negara dan Cegah Kebocoran Keuangan dari Aktivitas Ilegal
Sebaliknya, sektor yang sensitif terhadap likuiditas diperkirakan tetap tertekan dalam jangka pendek.
Artikel Terkait
Negara Amankan Rp11,42 Triliun Dari Penertiban Tambang Ilegal dan Perkebunan Hutan Sepanjang Awal Tahun 2026
Satgas PKH Selamatkan Rp371 Triliun Aset Negara dari Praktik Ilegal Kawasan Hutan Sejak Awal Operasi
Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum Tambang Ilegal Tanpa Kompromi, Selamatkan Aset Negara Ratusan Triliun Rupiah
Kenapa Program MBG Butuh Motor Listrik, Pemerintah Ungkap Alasan Untuk Distribusi Gizi Ke Daerah Sulit
Surat Tahunan Jamie Dimon Ungkap Risiko Utang Global dan Dampak Perang Iran Pada Pasar Keuangan
Prabowo Sebut Hasil Satgas PKH Bisa Ubah Nasib Rakyat Lewat Pendidikan dan Infrastruktur Nasional
Usulan Kenaikan Harga BBM Diperdebatkan, DPR Nilai Daya Beli Masyarakat Bisa Turun Drastis Saat Ini
Harga BBM Subsidi Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global, Ini Fakta Konsumsi Dan Impor Energi Indonesia
Gagalnya Negosiasi AS - Iran Picu Risiko Energi Dunia, Rusia Tawarkan Jalan Damai Baru untuk Kawasan
Gagalnya Perundingan AS - Iran Picu Risiko Global, Indonesia Diminta Siap Hadapi Dampak Ekonomi Energi