• Sabtu, 18 April 2026

Pertemuan 4 Jam di Hambalang, Prabowo dan 5 Konglomerat Bahas Strategi Ekonomi dan Lapangan Kerja

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Rabu, 11 Februari 2026 | 13:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto berdiskusi selama empat jam dengan lima konglomerat nasional di Hambalang membahas strategi ekonomi Indonesia Incorporated dan penciptaan lapangan kerja. (Dok. Tim Media Prabowo)
Presiden Prabowo Subianto berdiskusi selama empat jam dengan lima konglomerat nasional di Hambalang membahas strategi ekonomi Indonesia Incorporated dan penciptaan lapangan kerja. (Dok. Tim Media Prabowo)

MINING 24 JAM - Apakah pertemuan empat jam Presiden Prabowo dengan para konglomerat menandai babak baru kolaborasi ekonomi nasional yang lebih terarah dan terukur?

Mungkinkah konsep Indonesia Incorporated menjadi kunci percepatan pembangunan industri, penciptaan kerja, dan pertumbuhan ekonomi inklusif bagi masyarakat Indonesia?

Presiden RI Prabowo Subianto menerima audiensi lima pengusaha nasional di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Selasa malam (10/2/2026), untuk membahas strategi penguatan ekonomi nasional.

Lhat Video: Pertemuan Strategis Prabowo dan 5 Konglomerat Dorong Lapangan Kerja serta Penguatan Industri

Pertemuan berlangsung sekitar empat jam mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB dengan diskusi terbuka mengenai peluang sektor strategis dan tantangan ekonomi nasional.

Audiensi digelar atas permintaan pelaku usaha untuk berdialog langsung mengenai sinergi pemerintah dan dunia usaha melalui konsep Indonesia Incorporated.

Sinergi Pemerintah Dan Dunia Usaha Dorong Ekonomi Nasional Berkelanjutan

Lima pengusaha yang hadir berasal dari berbagai korporasi besar nasional yang bergerak di sektor energi, industri, keuangan, dan properti.

Baca Juga: Kajian Pemerintah Tentukan Masa Depan Tambang Martabe dan Kepastian Investasi Tambang

Mereka adalah Prajogo Pangestu dari Barito Pacific Group, Anthony Salim dari Salim Group, Franky Widjaja dari Sinar Mas Group, Boy Thohir dari Adaro Energy, dan Sugianto Kusuma dari Agung Sedayu Group.

Pertemuan tersebut membahas peluang pengembangan sektor strategis yang dinilai berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Prabowo Tekankan Kolaborasi Industri untuk Kemandirian dan Lapangan Kerja

Presiden Prabowo menyerap berbagai masukan terkait tantangan investasi, penguatan industri, serta strategi peningkatan daya saing nasional.

Baca Juga: Jeff Bezos dan Transformasi Washington Post 2013-2026 Ungkap Strategi Digital Industri Media

“Pembangunan industri harus berdampak langsung bagi rakyat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian bangsa,” ujar Prabowo, Presiden Republik Indonesia.

Ia menegaskan kolaborasi erat pemerintah dan dunia usaha diperlukan untuk mempercepat pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X