Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan utama perlunya reformasi manajemen melalui pembentukan Danantara sebagai holding pengelolaan aset strategis.
Baca Juga: Prabowo Targetkan Defisit APBN Tetap Aman 3 Persen di Tengah Ancaman Kenaikan Harga Minyak Dunia
Prabowo mengatakan tidak ada model manajemen global yang secara efektif mengelola ribuan entitas tanpa konsolidasi struktural yang jelas.
Ia menilai restrukturisasi ini penting untuk menciptakan sistem pengawasan yang lebih terarah dan efisien bagi korporasi negara.
Danantara Diproyeksikan Jadi Instrumen Strategis Pengelolaan Kekayaan Negara Masa Depan Indonesia
Presiden menjelaskan Danantara merupakan singkatan dari Daya Anagata Nusantara yang mencerminkan kekuatan bangsa untuk masa depan Indonesia.
Baca Juga: Prabowo Targetkan Defisit APBN Tetap Aman 3 Persen di Tengah Ancaman Kenaikan Harga Minyak Dunia
Ia menegaskan lembaga tersebut memegang tanggung jawab besar menjaga aset negara agar memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian nasional.
Prabowo menekankan pengelolaan kekayaan negara membutuhkan komitmen moral kuat selain kemampuan teknis para pimpinan korporasi negara.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya profesionalisme dalam reformasi BUMN yang sedang berlangsung saat ini.
Baca Juga: Krisis Energi Global Mengintai Prabowo Siapkan Opsi Work From Home dan Efisiensi BBM Nasional
Reformasi BUMN melalui konsolidasi holding sebelumnya juga menjadi fokus kebijakan pemerintah sejak beberapa tahun terakhir sebagaimana dilaporkan media seperti Kompas dan Bisnis Indonesia.
Kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan daya saing korporasi negara serta memperbaiki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Langkah pembentukan Danantara menjadi bagian strategi besar transformasi BUMN menuju tata kelola berstandar global.****