MINING 24 JAM - Mengapa Presiden menegaskan larangan manipulasi laporan keuangan BUMN secara terbuka di forum resmi?
Apakah konsolidasi Danantara benar menjadi kunci peningkatan kinerja aset negara secara signifikan dalam setahun terakhir ini?
Presiden Tekankan Integritas Laporan Keuangan Danantara dan Seluruh BUMN Nasional
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya transparansi laporan keuangan korporasi milik negara dalam acara syukuran satu tahun Danantara, Rabu (11/03/2026).
Baca Juga: Penertiban Tambang Ilegal Lampung Jadi Sorotan Setelah Aparat Temukan 315 Mesin Gilingan Emas Aktif
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan larangan keras manipulasi laporan yang hanya bertujuan menyenangkan pimpinan karena merusak tata kelola korporasi negara.
“Saya minta jangan main-main lagi dengan saya, jangan ada laporan palsu yang hanya menyenangkan supaya bisa akal-akalan,” kata Prabowo.
Presiden menilai integritas pengelola menjadi faktor utama keberhasilan pengelolaan aset negara selain sistem manajemen modern yang sudah diterapkan.
Konsolidasi Aset Negara Melalui Danantara Dinilai Mulai Tunjukkan Hasil Positif
Prabowo menyatakan kinerja Danantara menunjukkan perkembangan positif setelah konsolidasi berbagai aset strategis nasional dalam satu sistem pengelolaan terintegrasi.
Ia menyebut laporan awal yang diterimanya menunjukkan peningkatan return of assets tahun 2025 lebih dari 300 persen dibanding periode sebelumnya.
Menurut Prabowo, capaian tersebut menjadi indikator awal keberhasilan kebijakan konsolidasi pengelolaan korporasi negara yang sebelumnya tersebar.
Ia juga menyebut konsolidasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi, pengawasan, dan akuntabilitas pengelolaan kekayaan negara secara berkelanjutan.
Kompleksitas Pengelolaan Ribuan Entitas BUMN Jadi Tantangan Reformasi Manajemen Nasional
Presiden mengungkapkan pengelolaan BUMN memiliki kompleksitas tinggi karena jumlah entitas yang terhubung bisa mencapai lebih dari seribu perusahaan.