ekonomi

Wacana Scaling Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Penting Agar Stabilitas APBN Tetap Terjaga ke Depan

Senin, 9 Maret 2026 | 16:10 WIB
Menkeu Purbaya. Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kemungkinan penyesuaian anggaran program Makan Bergizi Gratis dalam kerangka menjaga stabilitas ekonomi nasional. (Dok. Instagram @purbayayudhi.official)

MINING 24 JAM - Apakah program makan gratis yang dijanjikan pemerintah baru akan langsung berjalan penuh?

Ataukah pemerintah memilih langkah realistis dengan menyesuaikan anggaran agar ekonomi tetap stabil?

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran kini memasuki fase evaluasi fiskal sebelum implementasi penuh.

 Baca Juga: Langkah Pemerintah Tambah Likuiditas Rp100 Triliun ke Bank Strategis Hadapi Tekanan Suku Bunga Global

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa program tersebut tetap bergantung pada kondisi keuangan negara.

Menurutnya, kebijakan fiskal harus mengikuti batas defisit yang telah diatur undang-undang.

Jika kondisi penerimaan negara tidak sesuai target, maka penyesuaian anggaran menjadi pilihan rasional agar stabilitas ekonomi tetap terjaga.

Baca Juga: Khalid Basalamah Bandingkan Kebebasan Azan Indonesia dengan Negara Lain Saat Bahas Soal Kritik

Program Makan Bergizi Gratis Menjadi Prioritas Pemerintahan Prabowo Gibran

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu agenda utama yang diperkenalkan dalam kampanye pemerintahan Prabowo-Gibran.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah sekaligus menekan angka stunting di Indonesia.

Sejumlah laporan sebelumnya menyebut program ini berpotensi menjangkau jutaan pelajar di berbagai daerah.

Baca Juga: Kasus Skincare Richard Lee Masuki Babak Baru Setelah Penahanan Oleh Penyidik Polda Metro Jaya

Namun implementasi program berskala nasional memerlukan anggaran besar yang harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal negara.

Dalam konteks tersebut, pemerintah mulai mengevaluasi skenario pelaksanaan yang paling realistis dan berkelanjutan.

Halaman:

Tags

Terkini