Akibatnya, pertumbuhan ekonomi lebih bergantung pada konsumsi domestik dibanding peningkatan nilai tambah produksi nasional.
Dominasi Sektor Informal Cerminkan Menurunnya Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Perubahan struktur ekonomi mendorong perpindahan tenaga kerja ke sektor informal seperti layanan mandiri dan pekerjaan berbasis aplikasi digital.
Prof. Anthony menilai fenomena ini menunjukkan degradasi kualitas ekonomi karena produktivitas sektor informal relatif lebih rendah dibanding industri manufaktur.
Ia menambahkan produktivitas nasional turun sekitar 2,8 persen sejak 2014, sementara negara pesaing regional mencatat peningkatan produktivitas signifikan.
Kondisi tersebut berpotensi memperlambat peningkatan pendapatan masyarakat serta memperlebar kesenjangan kesejahteraan dalam jangka panjang.
Menurutnya, kebijakan pembangunan harus kembali menempatkan industrialisasi sebagai mesin utama penciptaan lapangan kerja berkualitas tinggi.
Distribusi Kekayaan Alam Dinilai Belum Optimal untuk Kemakmuran Rakyat
Prof. Anthony juga menyoroti sektor pertambangan yang dinilai belum memberikan manfaat ekonomi merata bagi masyarakat luas.
Baca Juga: Perang Urat Syaraf Iran Israel Memanas Setelah Klaim Kematian Ali Khamenei Picu Ketegangan Baru
Ia mengungkap data bahwa pada 2022 terdapat pengusaha batu bara yang nilai asetnya meningkat lebih dari Rp148 triliun dalam satu tahun.
Menurutnya, kondisi tersebut bertentangan dengan semangat Pasal 33 Konstitusi yang menegaskan pengelolaan sumber daya alam harus sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Ketimpangan distribusi manfaat ekonomi dinilai menjadi faktor yang memperlemah fondasi pertumbuhan inklusif di Indonesia.
Baca Juga: Emas Maluku Utara, Dari Simbol Kedaulatan Sultan Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Mineral Kontemporer
Ia menekankan reformasi tata kelola sumber daya alam menjadi syarat penting untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Artikel Terkait
Pemerintah Perkuat Pembiayaan Koperasi Ekspor, Manggis Subang Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa
Ekosistem Promedia Dorong Indonesiaraya.co.id Bangun Masa Depan Media Berbasis Teknologi Digital
Serangan Teheran Sabtu 28 Februari 2026 Guncang Politik Global dan Menguji Keamanan Timur Tengah
Halmahera Arc dan Emas Maluku Utara Ungkap Sejarah Geologi Investasi Tambang dan Masa Depan Ekonomi
Program Koperasi Desa Gunakan Kendaraan Impor, Kadin Ajak Pemerintah Perkuat Produksi Secara Bertahap
Klaim dan Bantahan Kematian Ali Khamenei Jadi Sorotan Dunia di Tengah Serangan Israel dan AS
Kematian Ali Khamenei Guncang Stabilitas Iran dan Timur Tengah, Apa Dampaknya Terhadap Politik Global
Menguak Emas Tumpang Pitu Banyuwangi, dari Warisan Blambangan Hingga Tambang Strategis Energi
Sorotan Mengarah ke Pulau Gebe Saat Industri Nikel Diuji Isu Lingkungan dan Kepatuhan Hukum
Konflik Iran Memanas. Jusuf Kalla Peringatkan Risiko BBM Langka Indonesia Akibat Serangan AS dan Israel