• Sabtu, 18 April 2026

Gerakan Pangan Murah Naik 71 Persen, Bapanas Optimistis Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan

Photo Author
Tim 24 Jam News, Mining 24 Jam
- Rabu, 4 Februari 2026 | 10:40 WIB
Distribusi pangan murah digencarkan di puluhan daerah untuk menekan fluktuasi harga. (Dok. Bapanas)
Distribusi pangan murah digencarkan di puluhan daerah untuk menekan fluktuasi harga. (Dok. Bapanas)

Gerakan Pangan Murah dan SPHP Jadi Andalan

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan 296 kegiatan hingga akhir Januari 2026.

Baca Juga: Utang Amerika Serikat Tembus 38 Triliun Dolar AS, Ray Dalio Ingatkan Risiko Siklus Ekonomi Global

Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras dan jagung pakan kembali dijalankan setelah mendapatkan persetujuan Anggaran Belanja Tambahan dari Kementerian Keuangan.

Langkah ini bertujuan menjaga pasokan dan menahan fluktuasi harga di tingkat konsumen.

Komitmen Penegakan HET dan Jaminan Pasokan

Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku usaha yang menjual pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca Juga: Anindya Bakrie Soroti Saham Gorengan Seiring Pertumbuhan Investor Ritel Dua Digit Nasional

“Satgas Pangan Polri akan bertindak tegas jika ditemukan pelanggaran harga pangan,” tegas Amran.

Ia memastikan pasokan beras, jagung, gula konsumsi, bawang, telur, dan daging berada dalam kondisi aman nasional.**

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X